Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Statement Sofyan Hasan Disesalkan, Petani Boalemo Minta Distan Turun Lapangan

Faktanews.com (Daerah) – kabupaten Boalemo, Mayarakat sesalkan pernyataan Plt Kepala dinas Pertanian Boalemo Sofyan Hasan yang di muat di media cetak beberapa waktu hari lalu yang menyebutkan bahwa Hama Ulat yang saat ini menjadi keresahan petani di Boalemo tidak mempengaruhi hasil produksi jagung.

” Ini pernyataan yang keliru, pak kadis Pertanian ini pakai logika apa? Kajiannya bagaimana?, masa dengan gampang nya mengatakan Hama ulat tidak mempengaruhi hasil produksi, sepertinya pak kadis pertanian ini Kurang jalan-jalan, ” Ungkap Sofyan Pulango salah satu masyarakat desa Tapaada yang tanaman jagunya juga terdampak Hama Ulat.

Dia mengatakan bahwa Plt kadis Pertanian harus turun langsung melihat tanaman jagung para petani yang terkena Hama Ulat.

” Harus turun langsung pak Plt kadis Pertanian itu, biar dia tau kondisi tanaman jagung petani yang terkena Hama Ulat. Jangan sampai asal-aslan bicara tanpa mengetahui kondisi petani di lapangan. Karena dampak dari Hama ulat, banyak petani yang gagal panen. Petani butuh pelatihan pengendalian kimiawi dengan Insektisida, karena serangan ulat ini sangat tinggi, ” Tambah dengan nada kesal.

Senada dengan itu, Ainun Syawal salah satu masyarakat desa Piloliyanga kecamatan Tilamuta juga menyayangkan pernyataan Plt Kadis pertanian itu.

” Pernyataan pak Kadis terkait tidak semua yang terkena hama itu betul, tapi apa sudah di kroscek di lapangan terkait pernyataan beliau itu?. Saya sebagai salah satu anak Petani. Hampir semua petani yg ada di desa saya itu gagal panen, karena terkena hama ulat Grayak. Itu lokasinya di dusun 5 Modini, mungkin pak kadis bisa cek langsung,” Ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa tidak hanya di desa Piloliyanga, Di desa Tabongo Kecamatan Dulupi, juga banyak petani yang gagal.

” Belum hasil tanam yang ada di Kec Dulupi tepatnya di desa Tabongo, banyak petani yang gagal. Contoh sederhana saja, tanam 12 sak benih jagung mati samua karena Hama ulat. Itu baru di satu petani, belum petani-petani yang lain dengan keluhannya. Jadi kalau mau bilang tidak mempengaruhi produksi pertanian, saran saya kepada Bapak Kadis yang terhormat untuk turun kembali cek tanaman jagung petani. Dan dampak dari Hama itu sangat besar pengaruhnya kepada petani, terutama dari segi ekonomi. Banyak yg gagal, yang tidak gagal itu yang tidak ba tanam, ” Kata Ain sapaan Ainun Syawal dengan kesal.

Yang pasti, kata Ain Hama ulat yang saat ini menyerang tanaman jagung para petani sangat mempengaruhi perekonomian petani itu sendiri.

” Mau itu mempengaruhi produksi jagung Boalemo atau tidak, intinya sangat mempengaruhi ekonomi masyarakat terutama PETANI. jadi kalau bisa, dan saran saya kalau boleh, pernyataan itu diganti dengan bantuan untuk petani. Kalau cuma mempermasalahkan pernyataan ini dan itu dan di tanggapi lagi oleh orang lain kayaknya tidak mo habis. Jadi langsung saja kasi bantuan khusus PETANI untuk mengatasi Hama Ulat ini, ” Pungkasnya. (FN12) 

587 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments