Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Hasil Rapat Pimpinan Fraksi, Komisi I DPRD Kabgor akan Kunjungi Bolsel Terkait PAW Wabup

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Gorontalo,  Sebanyak Tujuh Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, menyetujui usulan PAW Wakil Bupati oleh Bupati Nelson Pomalingo. Hal ini terungkap pada rapat pimpinan Fraksi denga Pimpinan DPRD yang menindak lanjuti usulan tersebut, pada Senin (6/1).

Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Syam T. Ase kepada Faktanews mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan rapat pimpinan fraksi dan menghasilkan beberapa keputusan, yang kemudian akan ditindak lanjuti bersama. Kata Syam, dari hasil rapat itu pihaknya telah menunjuk Komisi I untuk mengunjungi DPRD Kabupaten Bolaang mongondow Selatan (Bolsel) untuk melakukan studi banding terkait usulan PAW tersebut.

“ Dari hasil rapat, keputusannya adalah semua fraksi menyetujui untuk mengunjungi DPRD Bolsel untuk stuband perihal usulan PAW Wabup. Kenapa kami pilih Bolsel, karena beberapa waktu lalu history ini hamper mirip dengan yang disana. Bahkan disana telah dua kali melakukan proses PAW Wabup,.” Jelas Syam.

Lebih lanjut kata Syam, dengan ditunjuknya Komisi I yang secara otomatis diisi oleh perwakilan dari Partai Demokrat maka itu menjadi langkah yang adil untuk partai yang berlambangkan mercy itu atas surat keberatan yang diajukan mengenai usulan PAW Wabup oleh Bupati.

“ di Komisi I itu kan ketuanya dari Demokrat, nah ini kami pikir adil setelah diajukannya surat keberatan itu,” Tambah Syam.

Ditempat terpisah, Ketua Fraksi Partai Demokrat yang juga ketua Komisi I DPRD Kabgor Nasir Potale, ketika diklarifikasi Faktanews mengatakan bahwa pihaknya mempunyai alasan untuk menolak usulan dari Bupati itu. Dimana kata Nasir, dasar penolakan adalah perintah dari Partai yang mengajukan surat keberatan atas usulan yang dinilai tidak sesuai dengan mekanisme dan aturan perundang-undangan.

“ Kalau untuk alasan menolak dari fraksi partai demokrat itu, kita berdasarkan perintah Partai. Pertama usulan pengusulan kekosongan wakil bupati yang diusulkan oleh bupati ini dibalas oleh surat DPC Partai Demokrat yang isinya itu keberatan atau menolak pengusulan yang tidak sesuai dengan mekanisme perundang undangan berlaku. Sehingga saya sebagai ketua fraksi yang ditegaskan oleh partai di dalam parlemen DPRD Kabupaten Gorontalo, saya harus patuh dan tunduk terhadap semua perintah untuk mengamankan Partai Demokrat. Nah, di rapat pimpinan Fraksi itu menyebutkan bahwa partai demokrat sesuai perintah partai dan sesuai surat yang kita ajukan ke ketua DPRD itu bunyinya menolak dan keberatan tentang tindak lanjut proses pengisian kekosongan wakil bupati,” Kata Nasir.

Disinggung soal hasil rapat fraksi, kata Nasir sebagai ketua Komisi I dalam waktu dekat akan ke DPRD Bolsel untuk mengkonsultasikan hal tersebut.

“ Iya, sesuai hasil rapat pimpinan Fraksi, kami dari Komisi I akan segera ke DPRD Bolsel untuk mengkonsultasikannya. Setelah itu baru ke Kemendagri, lalu akan kembali untuk membawa hasil tersebut ke Banmus. Tapi itu belum final,” Tegas Nasir. (fn02)

 380 total views

Facebook Comments