Penangan Berita Hoax Dinilai Lamban, Pengacara Gubernur Sulteng Edmond Leonardo Angkat Bicara

Faktanews.com (Nasional) – Provinsi Sulawesi Tengah, Terkait soal kasus penyebaran berita bohong (hoax) terhadap Gubernur Sulawesi Tengah (SULTENG) Drs. H. Longki Djanggola, M.Si yang dilakukan oleh Tersangka YB juga sebagai politisi Partai Nasional Demokrat (NASDEM), belum menemui titik terang.

Hal ini, membuat Pengacara Longki Djanggola, Edmond Leonardo Siahaan, SH., MH angkat bicara. Edmond mengatakan, bahwa kasus penyebaran berita bohong yang dilakukan oleh YB selama ini seperti “menggantung”, walupun sudah ditetapkan sebagai Tersangka.

” Berkasnya hanya bolak-balik dari Polda Sulteng ke Kejati Sulteng, tanpa ada penjelasan yang gamblang baik dari Polda maupun Kejati. Padahal, masyarakat ingin mengetahui apa yang menjadi kendala di 2 lembaga ini, sehingga berkas hanya bolak-balik,” ungkapnya saat diwawancarai.

Edmond menambahkan bahwa jika Polda Sulteng telah naik level, seyogyanya kinerja pun naik level. Karena, saat ini Kapolda Sulteng telah dijabat oleh Kapolda baru, Brigadir Jenderal Polisi Drs. Syafril Nursal SH MH. M

” Saya berharap kepada Kapolda baru ini, agar segera menuntaskan kasus TSK YB tersebut, kalau seandainya Kejati menilai BAP belum lengkap, maka saya berharap kepada Kapolda untuk segera memerintahkan penyidik dalam melengkapi BAP nya. Misalnya, dengan menambahkan pasal-pasal yang dianggap penting, dan juga melakukan penahanan,” tambahnya.

Bahkan ia menyampaikan bahwa jika Kejati yang dengan sengaja mengulur-ngulur kasus ini, dengan mengembalikan BAP bolak-balik tanpa penjelasan gamblang kepada masyarakat luas. Maka kami akan melaporkan kasus ini, ke Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAMWAS) dan Kejaksaan Agung (KEJAGUNG), termasuk ke Komisi Kejaksaan Nasional.

” Saya percaya bahwa Kapolda baru ini, akan lebih profesional dalam menangani kasus TSK YB tersebut, karena Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (KAPOLRI), pun telah memberikan pernyataan akan menyelesaikan kasus-kasus yang mengendap,” tutupnya. (UNR)

 613 total views

Leave A Reply