Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Canangkan Gerakan Nasional Pemulihan DAS, Ini Kata Syarif Mbuinga

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Pemkab Pohuwato Gelar pencanangan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai bertempat dihalaman kantor Bupati. Jumat (13/12)

Saat diwawancarai, Bupati Syarif, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh unsur terkait dalam rangka suksesnya pelaksanaan kegiatan ini.

“Kami Pemerintah dan masyarakat pohuwato mengucapkan terima kasih dan merasa terbantu dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh BPDAS serta perhatian luar biasa khsusnya pembagian dan pemberian bibit pohon produktif, animo serta respon ASN dan masyarakat sangat luar biasa,”ujarnya

“Apalagi, Saat ini pemerintah kabupaten pohuwato telah menerima bibit secara gratis sekitar 3000 pohon produktif dan akan ditambahkan oleh pihak BPDAS dengan jumlah yang lebih besar yaitu 30.000 pohon produktif,”tambahnya

Syarif menambahkan bahwa dirinya akan mengganti pohon pelindung disekitar kawasan blok plan dan melakukan penanaman pohon masal disekitar air terang pertambangan.

“Jadi, kepada BPDAS, saya telah mengajukan Dua permintaan diantaranya ialah mengganti pohon pelindung yang berada disekitar Blok Plan Perkantoran serta mengajak pihak BPDAS untuk melakukan penanaman pohon masal disekitaran air terang yang berada dikawasan pertambangan dan itu akan menjadi sumber air untuk pemenuhan masyarakat khususnya di 5 kecamatan,”Ungkap Syarif.

Bupati Syarif berharap agar kiranya dengan menanam pohon produktif disekitar Daerah Aliran Sungai ini, akan memancing animo masyarakat untuk melakukan hal yang sama.

“Menanam pohon di sekitar DAS merupakan salah satu cara yang efektif. Dan saya yakin, dengan menanam pohon produktif disekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) ini akan memancing masyarakat untuk ikut serta melindungi kawasan DAS yang berada disekitar air terang” Himbau Bupati Syarif

Lanjut, Bupati Syarif mengungkapkan bahwa gerakan ini tidak akan berhenti hari ini. Karena pada tahun 2020, BPDAS akan kembali dalam jumlah yang lebih besar sehinga akan menggerakan seluruh ASN serta masyarakat pohuwato.

Terakhir ia menghimbau kepada seluruh pihak agar dapat menjaga kelestarian alam di Kabupaten Pohuwato demi anak cucu nanti.

“Mimpi dan harapan saya di 3 (Tiga) tahun kedepan pohuwato akan terlihat buah buahan segar dan ini kita jaga, kita kawal serta kita pelihara sehinga akan mendatangkan nilai ekonomi bagi masyarakat dan ASN.” tutupnya. (FN07) 

 187 total views

Facebook Comments