Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Pilkada Kabupaten Gorontalo, Antara ASN dan Petahana

Faktanews.com (Tajuk) Prosesi penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 baik di Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango dan Pohuwato dewasa ini sangat menyita perhatian publik. Namun diantara ketiganya, Daerah pemilik Tower Pakaja terasa sangat berbeda dan memiliki keunikan tersendiri. Betapa tidak, keunikan yang diperhadapkan adalah banyaknya ASN yang menjadi penantang terhadap Nelson Pomalingo yang noteben adalah petahana.

Walaupun ada yang sebatas wacana, namun ada yang sudah terang – terangan melakukan sosialisasi dan sudah berani memasang baliho yang menjadi petanda siap maju di perhelatan pilkada 2020 Kabupaten Gorontalo nanti.

Dikutip dari salah satu ASN Provinsi Gorontalo, Risjon Sunge yang juga ingin menancapkan kukunya mengatakan bahwa dirinya lebih berpeluang jika bertarung di Pilkada Kabupaten Gorontalo. Menurut Risjon yang juga bakal calon Bupati ini mengungkapkan lebih baik bertarung di Kabgor daripada mengikuti perhelatan pesta rakyat di Kabupaten Bone Bolango.

Drs. Risjon Sunge,M.Si

Menurut Risjon, kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Daerah masih diatas 70%. Logikanya jika melawan petahana BoneBol, maka sang penantang harus mempunyai beragam strategi dan memiliki kemampuan finansial dua hingga 3 kali lipat.

Sementara di Kabupaten Gorontalo, kepuasan publik sang petahana hanya ada di angka 40%. Menjadi akan lebih mudah untuk berkompotisi di kabupaten Gorontalo daripada daerah lain. Bahkan pria yang akrab di sapa pak Risjon ini mengatakan akan menargetkan surveinya berada di angka 30% di awal tahun 2020. Dengan begitu Risjon tidak menganggap atau memperhitungkan Sang Petahana adalah lawan berat. Bayangkan di saat masih menjabat saja kepuasan publik hanya di angka 40%, bagaimana jika sudah masuk pada tahapan sang petahana harus Cuti di luar tanggungan negara.

Selain Risjon Sunge, ada dua nama yang merupakan ASN senior di Kabupaten Gorontalo yang juga diwacanakan akan maju dan melawan Sang Deklarator itu. Lilian Rahman mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo, dan Dokter Toni Mohammad ASN pada Dinas Kesehatan. Hal ini belumlah lengkap sebab masih ada nama Asisten II Setda Pemda Kabgor Drs. Asri Tuna yang juga di gadang – gadang bakal calon wakil Bupati.

ASN yang rencananya akan maju di Pilkada Kabgor 2020. (Dari Kiri) Drs. Asri Tuna, Lilian Rahman, dr. Toni Mohammad

Dari sekian banyak ASN aktif yang akan menjadi bakal calon bupati Kabupaten Gorontalo, menjadi petanda bahwa, sikap Loyal terhadap atasan bukanlah menjadi prioritas, Fenomena ini yang menjadikan pilkada kab Gorontalo sangat menarik untuk di ikuti. Sebab loyalitas dan keinginan untuk merubah pun sangat terpatri dari pandangan publik terhadap niatan para ASN yang menjadi berani untuk melawan Sang Petahana  sebagai atasan mereka.

Lalu, Ada apa dengan kepemimpinan di Kabupaten Gorontalo…??? benarkah tingkat kepuasan publik yang menurut Jubir Bupati Nasir Tongkodu sudah berada pada kisaran 84%…??? data seperti apa yang dipegang dan rujukan data dari survei mana sehingga menyebutkan kepuasan publik terhadap Kepemimpinan Nelson Pomalingo yang tidak sesuai fakta dilapangan…???

Sangat menarik untuk dibahas, bagaimana perang strategi dari para ASN yang dinilai telah bersatu untuk menumbangkan Sang Profesor dan lalu bagaimana program  sang Petahana yang nyatanya sudah tidak disukai dikalangan bawah. Pilkada Kabgor tetap menjadi pusat perhatian, sebab laporan keberhasilan sepertinya tidak menjadi ukuran. (***)

Oleh : Budianto Napu,SH.,MM

491 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments