Diduga Lakukan Penimbunan Bibit Bersubsidi, APMPD Minta Kejaksaan Boalemo Usut Oknum Distan

Faktanews.com Daerah – kabupaten Boalemo, Kembali Aliansi Pemuda Masyarakat Peduli Daerah (APMPD) Boalemo, mendatangi Kantor  Kejaksaan Negeri Boalemo, Senin (11/11)  

Massa yang tergabung di APMPD itu mempertanyakan kembali sejumlah kasus tindak pidana korupsi yang sementara di tangani oleh kejaksaan.

Masa aksi meminta agar kiranya Kejaksaan Negeri Boalemo dapat menerima mereka dan bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri.

“Jadi maksud dan tujuan kami adalah kembali mempertanyakan sudah sejauh mana proses penyelidikan atas  kasus korupsi sollar cell yang melibatkan oknum Anggota legislatif, ” ungkap Nanang Syawal selaku Koordinator aksi.

Tidak hanya persoalan kasus korupsi Sollar Cell, Nanang juga meminta kejaksaan untuk segara menindak lanjuti kasus penyelewengan bantuan Benih Bibit dan Pupuk oleh yang terjadi Ddi Dinas Pertanian Kabuapten Boalemo.

” Selain untuk mempertanyakan perkembangan kasus sollar cell, kami juga mau melaporkan sekaligus meminta kejaksaan segera menindak lanjuti dugaan penyelewengan benih dan pupuk yang terjadi di Dinas Pertanian,” Ujarnya.

Lebih lanjut nanang mengatakan, Untuk Tahun anggaran 2019, bantuan benih Padi dan Jagung serta Pupuk bersubsidi untuk kelompok tani yang berada di Kecamatan Wonosari, diduga tidak tepat sasaran karena disalurkan kepada petani yang tidak memiliki lahan persawahan.

Petani jagung yang mendapat benih padi

” Terinformasi bibit dan pupuk itu baru saja disalurkan dengan kondisi yang sudah rusak atau tidak layak lagi ditanam. Hingga akhirnya bantuan bibit tersebut oleh para petani yang tidak berhak itu, telah menjemur dan menggilingnya untuk dikonsumsi. Kami menduga ada skenario penimbunan bibit dan pupuk dalam jumlah yang besar di tahun anggaran 2019, sehingga data penerima bantuan harus dikroscek kembali melalui mekanisme yang seharusnya termasuk penelusuran CPCL petani tersebut, olehnya kami minta kepada kejaksaan untuk mengusut tuntas oknum yang melakukan penimbunan tersebut, ” Tambahnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Boalemo  Hariyadi Nugroho mengatakan bahwa dugaan kasus korupsi pengadaan sollar cell sementara dalam proses pemeriksaan.

” Terkait kasus korupsi pengadaan sollar cell sementara ini prosesnya sedang berjalan dan kami sudah memeriksa beberapa kepala desa yang ada di Kabupaten Boalemo, ” Tukasnya.

Haryadi juga mengatakan bahwa terkait adanya dugaan penyelewengan Bantuan Benih Bibit dan Pupuk  di Dinas Pertanian Boalemo, akan kami tindak lanjuti.

” Jadi terkait penyelewengan benih bibit dan pupuk akan kami tindak lanjuti, akan tetapi untuk penyegelan gudang Dinas Pertanian, saya harus berkoordinasi dulu dengan pihak Polres Boalemo, ” Pungkasnya. (FN12) 

 684 total views

Leave A Reply