Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

90 Unit Barang Sitaan Siap Dilelang, Kejari Prabumulih Eksekusi Tunggakan Barang Sitaan

Faktanews.com (Nasional) – Sumatera Selatan, Kejaksaan Negeri Prabumulih akan melelang 90 unit kenderaan bermotor yang sebelumnya telah menjadi barang bukti dari rampasan atau sitaan hasil tindak pidana, hal ini dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih Topik Gunawan,SH.,MH.

Kajari Topik Gunawan mengungkapkan bahwa pihaknya mempunyai target untuk menyelesaikan tunggakan barang rampasan dan eksekusi hasil tindak pidana, sesuai dengan mekanisme dan peraturannya. Menurut kajari Topik, Hal ini sebagai langkah awal untuk menuntaskan permasalahan yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi di wilayah hukum Prabumulih.

Kajari Prabumulih, Topik Gunawan,SH.,MH

” Kami mempunyai target untuk menyelesaikan tunggakan barang rampasan dan eksekusi hasil tindak pidana, sesuai dengan mekanisme dan peraturannya. Ini menjadi langkah awal kami untuk memberantas perkara korupsi di Prabumulih,” Ungkap Mantan Kajari Gorontalo Utara itu.

Untuk mekanisme pelelangan, Kata Topik bisa menggunakan mekanisme sarana lelang, penjualan langsung dengan catatan harga di bawah Rp. 35 Juta dan mekanisme hibah.

” Ini (Kenderaan barang rampasan dan eksekusi) bisa dihibahkan ke SMK atau Institusi pendidikan lain sebagai sarana media pembelajaran, nah kita akan prioritaskan untuk dihibahkan kepada institusi pendidikan dan Balai Latihan Kerja,” Terang Kajari Topik.

Ditambahkan Topik, Pihaknya saat ini masih mendata ulang 90 unit kenderaan yang saat ini terparkir dihalaman Kantor Kejaksaan Negeri Prabumulih. Kata Topik, Kenderaan tersebut merupakan hasil rampasan dari berbagai perkara TIlang, TIndak Pidana Umum dan lainnya.

” Kenderaan itu terparkir di halaman Kantor dengan jumlah yang banyak, itu merupakan hasil rampasan dari berbagai perkara seperti hasil Tilang, Pidana Umum dan lainnya. Banyak yang rusak, namun yang mempunyai nilai ekonomis juga masih banyak,” Tutup Kajari Topik. (fn02)

45 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments