Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Penduduk Miskin Hanya Turun 2000 Orang, Rachmad Gobel : Evaluasi Program Unggulan

Faktanews.com (Nasional) – Provinsi Gorontalo, Untuk menjawab masalah kemiskinan di Provinsi Gorontalo, pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi terhadap sejumlah program unggulan yang telah dimilikinya.  Demikian diungkap Rachmad Gobel disela-sela diskusi ringan dengan beberapa elemen masyarakat di Gorontalo, belum lama ini.

Rachmad Gobel mengungkapkan bahwa jika anggaran naik, maka sudah barang tentu hasilnya akan membaik. Kata Rachmad, realita yang terjadi adalah output yang dihasilkan adalah rendah sehingga programnya harus dievaluasi.

“Jika jumlah anggarannya naik, namun output yang dihasilkan rendah, berarti ada kekeliruan dalam perencanaan dan pelaksanaan programnya. Karena itu perlu dilakukan evaluasi, dimana letak kekeliruannya agar bisa segera diperbaiki,” ungkap Rachmad Gobel.

Menurut wakil ketua DPR RI itu, Evaluasi sangat penting dilakukan, guna mengetahui mengapa program itu belum bisa memberikan kontribusi besar terhadap penyelesaian masalah kemiskinan di Gorontalo.

” Sehingga dengan evaluasi dapat diketahui fakot-faktor penyebab lemahnya kontribusi program-program itu, untuk kemudian dilakukan terobosan dan inovasi agar  nilai tambah dari porgoram-program tersebut dapat segera dinikmati oleh masyarakat miskin, Terang Rachmad.

Sementara itu, berdasarkan hasil Biro Pusat Statistik (BPS) telah merilis data kemiskinan dan ketimpangan nasional untuk smester pertama Tahun 2019. Presentase penduduk miskin Provinsi Gorontalo tercatat sebesar 15,52 persen.  Angka itu merupakan nilai persentase tertinggi ke 4 dalam daftar urutan provinsi dengan nilai persentase kemiskinan seluruh provinsi di Indonesia.

Jika dibandingkan dengan kondisi yang sama ditahun 2018. Persentase kemiskinan Provinsi Gorontalo hingga smester pertama tahun 2019, hanya turun sebesar 0,31 persen.  Atau hanya berkurang 2 ribu orang dari 188 ribu jiwa tahun 2018 menjadi 186 ribu jiwa tahun 2019.

Padahal jumlah anggaran yang digelontorkan dari Anggaran Pendapan Belanja Negara (APBN) terus bertambah. Data Bank Indonesia menyebutkan Total anggaran yang digelontorkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Gorontalo, Mencapai 11,8 Triliun.

Menurut RG yang juga adalah penerima penghargaan Asian Productivity Organization Regional Award, di TokyoJepang (2011) itu, Sebagai provinsi yang memiliki struktur perekonomia pertanian. Gorontalo semestinya tidak berada dalam zona kemiskinan terparah di Indonesia. Sebab selain memiliki dukungan angaran pertanian yang besar, jugan memiliki petani dan lahan pertanian sebagai sasaran yang ingin disejahterakan.

Program unggulan Pemerintah Provinsi Gorontalo disektor pertanian, adalah komoditi jagung. Data Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo tahun 2016 menyebutkan, Jumlah kepala keluarga petani  jagung 163.690 KK.  Jumlah itu mencakup 88 persen penduduk miskin di provinsi Gorontalo. (irg_fn)

112 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments