2 Tahun Pemerintahan DAMAI, IPM Boalemo Meningkat

Faktanews.com, Daerahkabupaten Boalemo, Dua tahun menjadi Nahkoda kabuapten Boalemo, Darwis Moridu dan Anas Jusuf berhasil Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kabupaten Baolemo.

“ Manusia yang bermartabat adalah manusia yang dapat menikmati umur panjang, sehat dan menjalankan kehidupan yang produktif hingga kini ukuran yang dijadikan standar keberhasilan pembangunan manusia sebuah negara
atau sebuah daerah adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development
Indeks (HDI)”, ungkap wabup Anas. Jumat (18/10).

Wakil Bupati Anas Jusuf menyampaiakan bahwa berdasarkan Data Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo bahwa IPM di kabupaten Boalemo mengalami peningkatan dari 64.22 tahun 2017 menjadi 64.99 di tahun 2018. Artinya terdapat peningkatan sebesar 0.77 persen.

Anas menanyakan bahwa Peningkatan IPM terdapat di bidang kesehatan dengan naiknya Umur Harapan Hidup, lalu terdapat juga kenaikan pada rata-rata lama sekolah dan pengeluaran per kapita juga mengalami

peningkatan

” Di tingkat Kabupaten Kota IPM Kabupaten Boalemo masih berada diatas Kabupaten Pohuwato dan di atas Kabupaten Gorontalo Utara, hal ini juga tidak terlepas dari fokus pembangunan yang digagas oleh pemerintahan DAMAI saat ini dimana pembangunan lebih diarahkan pada kantong-kantong produksi pertanian” Ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Wilayah Wonosari dan sekitarnya termasuk Desa Saritani tahun ini mendapat kucuran dana yang cukup besar yang diarahkan pada pengaspalan beberapa ruas jalan, termasuk menurunkan bukit penyesalan yang ada di Desa Saritani yang dulunya menjadi momok bagi pengguna jalan.

Tidak hanya itu kata wabup Anas, Wilayah Paguyaman Pantai juga telah ada beberapa ruas jalan yg ditingkatkan termasuk
pengaspalan jalan di desa Bangga. Begitu pula di wilayah Dulupi dan Botumoito dan Paguyaman, terdapat beberapa ruas jalan ke
akses pertanian yang ditingkatkan kelasnya.

” Kawasan-kawasan yang mendapat sentuhan pembangunan saat ini paling banyak berada di kawasan sektor pertanian yang nota bene menjadi pekerjaan mayoritas masyarakat Boalemo” Ungkapnya

Sebagai perbandingan panjang jalan yang dilakukan pengaspalan pada tahun 2017 sepanjang 15.5 km dengan jumlah anggaran Rp 27.5 milyar sedangkan tahun 2018 panjang jalan yang di
lakukan pengaspalan sejumlah 35.45 km dengan alokasi anggaran sejumlah Rp 76.26 mulyar (sumber data Dinas PUPR Kabupaten Boalemo).

Artinya terdapat peningkatan yang cukup signifikan panjang jalan yang dilakukan pengaspalan.
2. Angka Kemiskinan Kabupaten Boalemo juga mengalami penurunan dari 21.85 persen pada tahun
2017 menjadi 20.33 persen pada tahun 2018 sebagaimana data yang dirilis oleh Badan Pusat Stastistik Boalemo sebagai berikut.

Dari penurunan sebesar 1.52 persen artinya jika penduduk Kabupaten Boalemo
berjumlah 150.000 jiwa maka terdapat 2.028 jiwa yang keluar dari angka kemiskinan. Dan dari dua parameter yang kami uraikan tadi maka kita mendapat gambaran bahwa program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintahan saat ini dapat meningkatkan IPM dan menurunkan angka kemiskinan.

“ Namun masih tetap dibutuhkan kerja keras semua pihak mulai dari Bupati, Wakil
Bupati, para Anggota DPRD, para Kepala OPD beserta seluruh jajarannya termasuk dukungan seluruh lapisan masyarakat agar kedepan seluruh program pembangunan lebih meningkat lagi dan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat di Kabupaten Boalemo, ” Tukas wabup Anas.(FN12)

 204 total views

Leave A Reply