Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Tuding Jurnalis Hina Satpol, Statement Kasat Disoalkan

Jhojo Rumampuk : Langkah Awal, Kami Akan Ke Kabupaten Gorontalo

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Gorontalo, Terkait dengan tudingan dugaan penghinaan Anggota Satpol dengan kalimat “Hanya Satpol leh” oleh Kepala Satua Udin Pango, Rahmanto Moomin yang menjadi korban penganiayaan oknum Anggotanya membantah dan mengatakan bahwa hal tersebut tidaklah sesuai hakikatnya.

Sebelumnya Kasat Satpol Udin Pango mengatakan bahwa pada kejadian tersebut tidak terjadi penganiayaan, yang ada hanya cek-cok antara korban dengan anggotanya. Saat kejadian Anggota Satpol mendengar Kata “Hanya Satpol Leh”.

“Yang ada hanya cek-cok antara yang bersangkutan dengan anggota saya. Hal itu dipicu akibat mereka hampir tabrakan disalah satu persimpangan jalan. Dan saat itu terdengar suara “Bo Satpol leh”, tegas Kasat.

Hal tersebut dibantah oleh Rahmanto Moomin, bahkat menurut pria yang akrab disapa Khalid ini ada sebuah upaya pembelaan dengan pengalihan bahwa dirinya telah melakukan sebuah penghinaan.

“Itu tidak benar, saya tidak menyebut “Hanya Satpol Leh”. Saat saya didorong oleh NH, saya sempat menanyakan namanya siapa? NH dengan nada tinggi mengatakan “kita NH Satpol”, tutur Rahmanto Moomin saat dihubungi media ini melalui telepon, Minggu (29/9)

“Kemudian saya menjawab, Saya hanya wartawan, “Kalau Wartawan Kiapa So” jawabnya kepada saya. Saya sempat minta maaf kepada yang bersangkutan tapi tak diterima.” lanjut Rahmanto Moomin.

Khalid pun sontak menyayangkan pernyataan Kasatpol yang menyudutkan dirinya, padahal secara “The Fackto” Dirinyalah yang menjadi korban penganiayaan tersebut.

“Kenapa jadi saya yang disudutkan oleh Kasat Pol saat ini ?, nyatanya saya sendiri yang menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh bawahan beliau.” Ujar Khalid

Ditempat yang sama TL yang saat kejadian bersama korban (Halid), ikut membantah pernyataan Kasatpol PP Kabupaten Gorontalo Udin Pango.

“Halid tidak berkata begitu, malah oknum Satpol itu (NH) yang balik bertanya “Kalau Wartawan Kiapa So”, dengan nada keras.” tutur TL.

Mendengar pernyataan seperti itu, Ketua Aliansi Jurnalis Pohuwato mengecam keras jika memang ada sebuah upaya perlindungan dengan menggunakan berbagai cara, dirinya pun menambahkan jika perlu beberapa Jurnalis Pohuwato akan menuju Kabupaten Gorontalo untuk Soan kepada Bupati dan Kapolres Gorontalo.

” Saya sudah baca semalam pernyataan dari Pak Udin Pango terkait dengan statement dugaan penghinaan tersebut. Akan tetapi semua pembuktiannya tidak ditampilkan bersamaan dengan statement itu keluar, sehingganya saya pun akan sangat mengecam jika ada upaya-upaya perlindungan dan lain sebagainya, dan untuk langkah awal, saya dan beberapa teman Jurnalis Pohuwato akan ke Kabupaten Gorontalo.” Tegas Jhojo (FN07)

278 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments