Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Rizal T. Pasuma, Terpilih Sebagai Pimpinan DPRD Sementara

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Rizal Taib Pasuma, didaulat sebagai pimpinan sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato dari Partai Golongan Karya (Golkar). Minggu (25/8)

Hal tersebut diketahui pada pelaksanaan gladi pengambilan sumpah/ janji anggota DPRD periode 2019-2024 hasil Pemilu 2019 Pohuwato, Minggu 25 Agustus, diruang rapat DPRD Pohuwato. Hi. Rizal Taib Pasuma menjadi Ketua sementara dan Ambran Anjulangi sebagai wakil ketua sementara. kedua pimpinan berasal dari dua parpol yang berbeda.

Al Amin Uduala.MH selaku Sekjen DPD II Partai Golkar menyampaikan kepada awak media bahwa sebagai pengurus Partai Golkar, dirinya pun memberikan rekomendasi tersebut, dimana harapan terbesarnya agar semua yang menjadi kebutuhan DPRD cepat terlaksana.

” Kami sebagai pengurus partai golkar bersama Ketua DPD II, merekomendasikan Rizal Taib Pasuma sebagai pimpinan sementara DPRD, tentunya sebagai pimpinan sementara, waktunya hanya dua bulan dan paling lambat 1 bulan sebagai pimpinan sementara dan tugas pimpinan sementara diantaranya adalah menyiapkan Alat kelengkapan Dewan,memfasilitasi pembentukan fraksi-fraksi, memfasilitasi perumusan tata tertib DPRD sambil menunggu pimpinan definitif.” Ucap Al Amin seraya menambahkan

Semuanya telah diatur dalam mekanisme atau regulasi aturan yang ada, sehingga segala sesuatu baik dalam hal penentuan pimpinan sementara.

“Tugas Pimpinan Sementara DPRD sudah diatur dalam peraturan Pemerintah PP/No. 12/2018 dan tata tertib DPRD Kabupaten Pohuwato.” Tutup Amin

Sama Halnya disampaikan oleh Ketua OKK DPD II Partai Golkar Nasir Giasi, M.SI bahwa sesuai Surat Keputusan yang telah diberikan oleh Ketua DPD II Partai Golkar.

” Kami pun sudah menerima SK dari ketua DPD II Partai Golkar, Rizal Taib Pasuma juga termasuk salah satu penggurus partai golkar sesuai struktural yang ada, dan yang menjadi pertanyaan saat ini kenapa tidak mengambil dari 4 nama yang diusulkan oleh partai golkar itu sendiri,? dan kami sebagai kader golkar menghormati proses yang berlangsung di DPP dan menjaga ektabilitas partai serta menjaga kreditibilitas dari SK tersebut serta tidak mencederai aturan yang sudah ditentukan oleh DPP.” kata Nasir

Ditambahkannya lagi, sebagai pengirus Partai Golkar pun dirinya akan tetap menghargai keputusan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai,

” Siapapun ketua definitif nanti, saya sebagai kader golkar dan ketua OKK DPD II partai Golkar siap menerima tugas tanggung jawab yang sudah ditetapkan lewat SK yang sudah ditentukan oleh pengurus pusat dan ini bentuk loyalitas saya kepada partai golkar, saya pun Samina Wa athona.” jelas Nasir. (FN07)

356 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments