Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Peringati HAN 2019, FRM Fundation, DLH dan Dikes Gagas Desa Binaan Khusus Lingkungan Dan Anak

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Ada yang unik dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional kali ini, yaitu kegiatan yang dilaksanakan oleh FRM Foundation.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis Pukul 15:00 sd 20.00 Wita itu diisi berbagai rangkaian diataranya kampanye lingkungan untuk anak, Kelas dongeng, lapak baca anak, sosialisasi Germas dan PHBS dan Lomba mewarnai dengan tema lingkungan.

Berlokasi dibibir muara Dusun Siku Desa Pohuwato Timur, dihiasi dengan ornamen bernuansa alam serta penampilan dari anak-anak sekolah pesisir ikut menambah kesan unik pada perayaan Hari Anak Nasional kali ini.

Fauzan Azim Direktur FRM Foundation menjelaskan jika kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memperkanalkan semangat menjaga dan mencintai lingkungan sejak dini untuk anak.

“Sebagai komunitas yang peduli dengan isu pendidikan dan lingkungan kami berharap isu tentang kesadaran menjaga lingkungan bisa ditanamkan sejak dini pada anak”. Ucap Fauzan saat memberikan sambutan.

Saat diwawancarai Fauzan pula mengatakan bahwa kegiatan binaan ini telah dimulai sejak hampir 3 bulan yang lalu.

“Kegiatan ini sebenarnya ingin mempertegas pula kepada Pemerintah Daerah bahwa Kami FRM Foundation siap dan selalu sedia menjadi bagian dari instrumen penggerak aktif dalam hal yang berkenaan dengan isu pendidikan dan lingkungan, dan alhamdulillah dalam kegiatan kali ini DLH dan DIKES Pohuwato ikut bersama dalam kegiatan ini. Kedepan kami berharap lokasi kegiatan ini atau Desa Pohuwato Timur akan menjadi desa binaan lintas organ, antara kami FRM dan OPD terkait (DLH,DIKES,BP3AKB), Ini Jika diseriusi maka minimal kedepan kita punya satu desa di Kabupaten Pohuwato yang menjadi rujukan desa peduli lingkungan serta desa peduli anak” tutur Fauzan.

Sedikitnya 35 orang peserta dengan usia 6 sd 12 Tahun ikut meramaikan dan mengikuti seluruh rangkaian acara sesuai yang telah diagendakan oleh panitia.

Moh Gerik Hamid salah satu panitia yang juga Volunteer materi kesehatan menjelaskan jika dirinya ikut terlibat memberikan penyuluhan kepada anak-anak terkait bagaimana menjaga lingkungan agar tetap sehat.

“Sangat berbeda dengan memberikan sosialisasi pada orang dewasa, dikegiatan kali ini kami tertantang untuk memberikan penjelasan dengan cara yang lebih sederhana bahkan pesannya harus dibalut dengan balutan game agar anak-anak paham, tapi ini tantangan yang cukup menarik bagi saya pribadi”. Ungkap pria yang juga tercatat sebagai ASN yang baru bertugas di Puskesmas Buntulia itu.

Abdul Razak Musa selaku Ketua Panitia menambahkan jika kegiatan edukasi anak pesisir sebenarnya telah giat mereka lakukan sejak hampir 3 bulan yang lalu.

“Kami memang sudah sejak hampir 3 bulan yang lalu membuka taman belajar untuk anak pesisir pantai Marisa yang kami namai dengan Sekolah Pesisir, setiap hari Sabtu dan Minggu sore kami buka kelas dengan metode Fun Edication bersama belajar Membaca, Menulis, Berhitung, Ilmu Dasar Bahasa Inggris, dan sesekali kami edukasi mereka dengan video-video tentang peduli lingkungan”. Ujarnya. (***)

144 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments