Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

MUI Malteng Gelar Musda Ke IV, Ini Harapan Bupati Tuasikal

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Maluku Tengah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) melaksanakan agenda organisasi Musyawarah Daerah (Musda) ke IV,  dengan agenda laporan pertanggung jawaban ketua periode 2013-2018 dan pemilihan ketua periode 2019-2024.

Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Pendopo Bupati Malteng,  Senin,  22/7/19, dibuka secara langsung oleh Bupati Malteng Tuasikal Abua, SH.

Ketua panitia pelaksana .M. Ely,SE dalam laporannya mengatakan bahwa,  dasar pelaksanaa Musda ke IV MUI Malteng adalah  Surat Keputusan Dewan Pimpinan MUI Nomor 01/MUI-Malteng/SK/II/2019 tanggal 25 Pebruan 2019 tentang panitia pelaksana Musda ke IV MUI Malteg dan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) MUI.
Sementara itu tujuan pelaksanaan Musda IV MUI Malteng adalah untuk.  Membahas agenda Organisasi MUI Malteng periode 2019-2024.

Menyampaikan Laporan Kinerja dan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ)  periode 2013-2018 serta memilih Ketua, kelengkapan pengurus MUI Malteng dan membahas program kerja periode 2019-2024.

Bupati Malteng Tuasikal Abua, SH. Dalam sambutannya mengatakan bahwa,  kegiatan Musyawarah Daerah ini merupakan agenda yang sangat penting dan strategis dalam rangka mengembangkan arah serta kebijakan organisasi ke depan, secara lebih baik dan visioner.

“Musda diharapkan semakin menguatkan tali silaturahim dan ukhuwah islamiah, khususnya di antara para ulama dan pemangku kepentingan Islam lainnya, agar terus berkiprah membantu pemerintah daerah mewujudkan kemaslahatan umat di daerah pamahanunusa,” harap Tuasikal.

Sebagaimana diketahui bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah wadah para ulama cendikiawan muslim serta sebagai wadah yang mewakili umat islam dalam hubungan dan konsultasi antar umat beragama dan sebagai pemberi fatwa hukum kepada umat islam dan pemerintah.

“Pada konteks ini, MU! dituntut untuk senantiasa peka menyahuti masalah-masalah sosial kemasyarakatan serta dapat membaca perkembangan yang ada di sekeliling, sehingga dapat mengevaluasi sekaligus memberikan solusi terhadap setiap persoalan tersebut,” ingatnya.

Tentunya dengan tugas dan peran yang sangat besar kata Tuasikal, diperlukan kepemimpinan ulama yang mampu menjabarkan program umum ketetapan organisasi dan insyah Allah akan lahir dari Musda ini.

“Kedepan akan banyak tantangan yang dihadapi oleh MUI terutama pada sektor pembinaan aqidah, perbaikan akhlak dan pemberdayaan ekonomi serta meningkatkan kerjasama antara MU! dengan instansi pemerintah, ormas keagamaan dan kalangan swasta dalam pemberdayaan umat. Olehnya itu, MUI diharapkan dapat berperan meningkatkan pemahaman, kesadaran dan pengamalan islam sehingga dapat menghasilkan manusia dalam tatanan masyarakat Malteng yang berbudaya, berakhlakul karimah, jujur adil dan berkemajuan yang diiringi  dengan nilai-nilai agama, solidaritas dan toleransi serta terus menjaga keutuhan dan kedaulatan NKR| yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalan bingkai Bhineka Tunggal lka,” tegasnya. (CHN)

79 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments