Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Diguyur Hujan, Aleg Pohuwato Tetap Tinjau Korban Banjir

Faktanews.com (Daerah) – Akibat hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Pohuwato beberapa hari lalu, membuat 5 Kecamatan di Kabupaten Pohuwato, kembali diterjang banjir. Bahkan dari musibah banjir tersebut merusak lahan pertanian dan pemukiman warga tersebut, 225 KK atau kurang lebih 1080 jiwa yang terdampak.

Melihat kondisi masyarakat pasca dilanda bencana banjir beberapa hari lalu, membuat Ketua DPRD Nasir Giasi, Wakil Ketua DPRD Saipul A Mbuinga dan Keta Komisi III Beni Nento pun langsung terjun ke beberapa titik, yang terdampak banjir, salah satunya di Desa Suka Makmur, Kecamatan Patilanggio, Senin (17/6) kemarin. Meski dengan kondisi cuaca yang masih diguyur hujan, hingga membuat ketiganya harus berbasah-basahan, tak menyurutkan niat ketiga Aleg Dapil I Marisa grup ini untuk tetap meninjau langsung lokasi banjir yang menggenangi ratusan rumah warga tersebut.

Dalam kunjunganya tersebut, Ketua DPRD Nasir Giasi menyampaikan. Peristiwa banjir yang setiap tahun terjadi di Kabupaten Pohuwato, sudah harus membutuhkan penanganan secara serius oleh semua pihak yang terkait. Terlebih, kata Nasir. Penyebab banjir di beberapa titik, dikarenakan jebolnya beberapa tanggul yang menjadi kewenangan pihak Balai Wilayah Sungai Sulawesi II.

“Sehingga kami harap ada upaya tanggungjawab dari pihak Balai Wilayah Sungai sebagai pihak yang berkewenangan dalam persoalan ini. Untuk itu, kami minta ada perhatian khusus terhadap jebolnya tanggul tersebut. Kami di DPRD pun mengharapkan kejadian seperti ini tidak berulang, jangan nanti di musim penghujan seperti ini, baru nanti kita selaku pemerintah kalang kabut,” ujarnya saat ditemui dilokasi banjir.

Ditambahkanya pula, sebuah tragedi yang terjadi berulang-ulang seperti banjir di Pohuwato ini, sudah seharusnya membuat pemerintah beserta instansi yang berkewenangan lainya, bisa mengetahui penyebab dan cara penangananya. Sehingga dengan penanganan yang tepat, sudah seharusnya banjir tak lagi berdampak kepada pemukiman dan lahan pertanian warga.

“Peristiwa seperti ini sudah seharusnya menjadi pembelajaran bagi kita semua, agar dikemudian hari, banjir tak lagi menggenangi pemukiman dan lahan pertanian warga. Maka dari itu, kami di DPRD pun akan terus mendorong agar pihak balai sesegera mungkin melakukan penanganan, meskipun hal ini sudah beberapa kali kami sampaikan,” tandasnya. (FN-07)

105 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments