Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Sebut Berita HOAX, AJP Bakal Polisikan Direktur RS. Bumi Panua

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato,  Komentar di media sosial facebook yang diduga oleh akun Syahrawanty Abas yang merupakan Direktur RSUD Bumi Panua, berbuntut panjang. Terkait komentar itu, rencananya Aliansi Jurnalis Pohuwato (AJP) akan membuat laporan kepada pihak berwajib.

Pasalnya, Direktur RSUD BP Syahrawanti Abas menyatakan dengan sangat jelas, bahwa berita yang diposting oleh media online erchinews.com adalah HOAX. Tentu komentar tersebut sangat mengejutkan berbagai pihak di dunia maya dan di dunia nyata. Pro dan kontra pun menghiasi kolom komentar facebook.
Tak hanya mengatakan HOAX, Direktur RSUD BP juga sempat “mengancam” agar wartawan hati-hati dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronika (UU ITE).

Saat diwawancarai, anggota Dewan Kehormatan AJP Hamid Toliu mengecam keras dan menyesalkan statement yang disampaikan oleh akun yang diduga milik dr. Syahrawanty Abas yg juga Direkturr RSUD BP.

“Kami akan menggelar rapat dengan jajaran pengurus AJP hasilnya akan kami tindaklanjuyi. Kemungkinan besar akan ditindaklanjuti di pihak berwajib,” ujar Hamid saat ditemui di Sekretariat AJP.

Sama halnya dengan Ketua Aliansi Jurnalis Pohuwato Johan Chornelis Rumampuk, dirinya menyayangkan Pimpinan Rumah Sakit Bumi Panua menyatakan statement pada berita dalam halaman postingan akun facebook Goesland Latarawe.

” Pertama saya sangat menyayangkan statement Ibu Direktur pada postingan salah satu Wartawan yang juga Sekretaris AJP, saya pun sudah menelfon Dokter Sarahwanty Abbas atas komentar beliau, dan beliau sudah menjelaskan secara detail apa yang menjadi kalimat yang dipolemikkan.”Jelas Johan

Johan pun menambahkan bahwa berdasarkan kesepakatan bersama seluruh Anggota dan Badan Kehormatan Aliansi Jurnalis Pohuwato akan melaporkan komentar Direktur RSBP yang dinilai mencemarkan sebuah lembaga pemberitaan lokal daerah.

” Tadi kami pun sudah melakukan rapat dan telah mencapai 1 keputusan yakni, kami atas nama Lembaga AJP, dimana senin ini kami akan menyurati Dewan Pers untuk meminta penilaian Dewan Pers terkait berita tersebut, dan selasa tanggal 11 kami akan melaporkan sebuah tindakan pencemaran nama baik lembaga pemberitaan ke Polres Pohuwato.” Tegas Johan. (FN07)

1,158 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments