Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Lestarikan Budaya Gorontalo, Pemuda Dulalowo Timur Siapkan 10 Ribu Lampu Botol

Faktanews.com (Daerah) – Kota Gorontalo, Pemuda Kelurahan Dulalowo Timur, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo tengah mempersiapkan perayaan Tumbiloto untuk memeriahkan semarak Tradisi Pasang Lampu di Gorontalo. Agenda yang telah di susun sejak sebulan lalu ini dalam persiapannya telah menyita perhatian warga. Terlebih khusus bagi masyarakat yg sering melewati jalan simpang tiga antara Jln Arif Rahman Hakim dan Jln Kalimantan yang menjadi tempat dari Agenda tersebut.

 

Di temui di lokasi, ketua Karang Taruna Dulalowo Timur Memo Yusuf menjelaskan bahwa pemasangan 10.000 lampu botol ini ialah bagian dari keikut sertaan Pemuda Rema Muda Alhidayah terutama Kelurahan Dulalowo timur dalam Lomba Semarak Tumbilotohe yg di selenggarakan oleh Dinas Pariwisata.

 

“Selain jadi bagian Tradisi, pemasangan 10.000 ini juga adalah bagian dari keikut sertaan Pemuda Rema Muda Alhidayah dalam Lomba Semarak Tumbilote yg diadakan oleh Dinas Pariwisata” ujar Memo Yusuf

 

Selain itu saat ditanyakan terkait masalah pengadaan Minyak tanah untuk lampu botol yg cukup langkah, Ketua Karang Taruna yg juga selaku Sekretaris IPNU Kota Gorontalo ini memuturkan bahwa pihaknya mendapatkan bantuan dari Pemerintah dan Tokoh-Tokoh Masyarakat yang ada di Provonsi Gorontalo.

 

“kemarin hari Selasa kami dapat bantuan 2 Drum minyak tanah dari Pemerintah Kecamatan dan 3 Drum Minyak Tanah dari Bapak Fadel Muhammad” jelas Memo

 

Menurutnya, penyelenggaraan Semarak Tumbilote harus menjadi kesadaran bukan hanya pada masyarakat (red: orang Tua) dan Pemerintah namun juga harus menjadi kesadaran dan tanggung jawab Kaum muda. Sebab tanpa adanya kesadaran kaum muda Perayaan Tumbilote akan kurang maksimal mengingat kaum muda ialah penggerak utama dilapangan.

 

” Sebagai salah satu instrumen dalam pelestarian budaya gorontalo yang memang sedari abad ke 15 sudah ada. Pemuda haruslah ikut terlibat langsung dilapangan dan memahami makna dari tumbilotohe itu sendiri.

 

Memo Yusuf menambahkan bahwaTumbilotehe sebagai sebuah tradisi yang harus terus dijaga meskipun terus diperhadapkan dengan zaman semakin maju dan berkembang. Maka pemuda sebagai generasi yang lebih memahami zamannya yang bisa untuk memposisikan bagaimana Tradisi tetap bisa terawat meski jaman telah berubah.

 

“selain menggunakan lampu hias mengingat minyak tanah yg semakin sulit dan mahal untuk di dapatkan, pemuda haruslah tetap menjaga serta menonjolkan identitas tradisi tumbilotohe yg sebenarnya meskipun zaman telah berubah, Seperti pemasangan arkus, dan pemasangan beberapa lampu tradisional seperti lampu botol dan lampu padamala yg terbuat dari camburan air dan minyak kelapa” Jelas Memo Yusuf (FN11)

193 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Facebook Comments