Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Demi Tingkat Partisipasi Pemilih Yang Terjaga, Bupati Syarif Harap Prosesnya Lebih Mudah

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Bupati Pohuwato Se Usai melakukan pencoblosan di TPS 4 Desa Palopo Kecamatan Marisa, Bupati Syarif Mbuinga memberikan sejumlah masukkan kepada pihak penyelenggara Pemilu. Dirinya berharap kedepan proses pemungutan suara di TPS agar lebih dimudahkan.

“Sebagai tanggung jawab warga negara dalam rangka ikut mengambil bagian penting berpartisipasi aktif. Dan demi kesinambungan bangsa kita, daerah kita tercinta. Ini hal pertama kali dilaksanakannya pemilu serentak dan saya merasakan langsung ketika berada di balik bilik suara. Betapa sulitnya, ada kesulitan-kesulitan yang dihadapi. Kesulitan dalam hal betapa besarnya kertas suara, dengan pilihan-pilihan yang begitu banyak,” ujar Bupati Syarif.

Kesulitan tersebut antara lain kata Syarif yakni ada pada 5 kertas suara yang dibagikan dengan ukuran yang lumayan besar. Sehingga cukup menyulitkan terutama dalam proses pelipatan kertas suara. Dimana ketika pemilih tidak pandai dalam proses pelipatan suara. Mengingat hal itu tidak terlalu begitu penting dan beroleh satu proses sosialisasi yang sangat intens di tingkat bawah. Sehingga dalam proses pelipatan suara ketika diangkat maka ada salah satu asas pemilu yakni asas rahasia itu akan ketahuan oleh karena persoalan bersifat teknis.

“Sebagai pemerintah daerah harapan saya bahwa pun ketika saya sedikit mengalami kesulitan bagaimana dengan masyarakat. Maka dengan demikian mungkin penyelenggara bisa lebih melihat tingkat kesulitan masyarakat seperti itu salah satunya asas rahasia yang bisa saja tercederai,” tambahnya.

Lebih lanjut Bupati Syarif mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi 5 tahun sekali ini. Dimana kedepan dirinya berharap agar baik itu Pemerintah Pusat maupun pihak penyelenggara dapat menciptakan satu proses pemilihan yang lebih memudahkan.

“Bagaimana pemilu ini lebih fan, lebih mudah, lebih santai. Sehingga masyarakat akan lebih tertarik. Saya khawatir, kalau saya lihat tingkat partisipasi pemilih agak lumayan. Tapi kalau misalkan sulit seperti ini akan ada dogma di tingkat masyarakat, ah ngapain saya memilih. Ini patut ya, sebagai pesan saya ke pusat baik itu penyelenggara maupun pemerintah pusat pengalaman ini adalah sesuatu yang sangat berarti. Untuk lebih meyakinkan pusat ternyata sedikit mengalami kesulitan ketimbang pemilu-pemilu sebelumnya,” pungkas Bupati Syarif. (FN01)

30 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments