Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

HUT Persit ke 73 Bersama HUT BUMN yang ke 21, Gelar Bhakti Sosial, Pengobatan Masal dan Pasar Murah

Faktanews.com ( Daerah) – Kabupaten Pohuwato,  Pelaksanaan HUT Persit Kartika Chandra Kirana ke 73 yang dirangkaikan dengan HUT Kementrian BUMN yang ke 21, dilaksanakan di Kecamatan Taluditi yang dihadiri beberapa pejabatan diantarannya Asisten 3 Bagian kesra, Camat Taluditi, Kasdim I3I3 Pohuwato, Pimpinan Bank. BNI Cabang marisa serta tokoh masyarakat dihalaman kantor camat taluditi, Kamis (10/04/2019)

Asisten 3 Hamka Nento dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam rangka HUT Persit Kartika Chandra Kirana ke 73 yang dirangkaikan dengan HUT Kementrian BUMN yang ke 21 mari kita berpegang teguh dalam melayani masyarakat dan hari ini pun bank BNI Cabang Marisa Turut hadir memberikan pelayanan terhadap masyarakat dan berkentribusi besar terhadap kegiatan ini, kami atas nama pemerintah pohuwato mengucapkan selamat Hari jadi Persid ke 73 dan hari jadi BUMN ke 2I semoga tetap eksis dalam melayani masyarakat dalam semua bidang. Ucap asisten 3 Hamka

Kasdim I3I3 Pohuwato MAYOR INF. MUHARMAN M  mengatakan, dalam rangka hari ulang tahun persit 73 ini bekerja sama dengan BUMN dalam hal ini BNI Cabang marisa bekerja sama melaksanakan bhakti sosial, pengobatan masal dan pasar murah, kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat diantarannya kabupaten gorontalo dan kabupaten pohuwato dan kami memili di kecamatan taluditi karena sangat potensial dengan melihat geografis ini itu jauh dari pusat kota, tutur kasdim muharman seraya menambahkan bahwa,

Ada beberapa kegiatan yang kami laksanakan diantarannya olahraga dan bhakti sosial yang saat ini kami laksanakan dan hari puncak insya allah akan dilaksanakan tanggal I5 april yang akan dipusatkan di makorem I33.

Pimpinan BNI Cabang Marisa saat di wawancarai oleh awak media menagatakan bahwa ini dilaksanakan serentak secara Nasional, untuk kabupaten pohuwato dipercayakan di kecamatan taluditi karena peran serta TNI dan Masyarakat sangat baik sehingannya menjadi suatu pertimbangan karena kami selalu berkoordinasi dengan pusat yaitu pangdam dan itu hasilnya ditaluditi  dan kami menjual sembako murah melalui pasar murah ini untuk pengadaannya sendiri sembako itu kita jual dengan harga normatif sebenarnya 50 ribu tapi kami jual 10 ribu artinya ada subsidi hampir mencapai 35 ribu itu merupakan subangsi dari BUMN dalam hal ini di kabupaten gorontalo bank BNI sebagai koordinasi pelaksanaanya dan termaksud dengan kegiatan  pengobatan masal. (FN07)

97 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Facebook Comments