Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Sidang Ke-6 Pelanggaran Pemilu, Darwis Moridu Bacakan Pledoi

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Terdakwa Pelanggaran Pemilu Darwis Moridu, pada sidangnya yang ke – 6 membacakan nota pembelaan atau pledoi. Pada sidang kali ini, nampak Darwis Moridu sangat bersungguh – sungguh dalam permohonan maafnya atas perilaku yang dinilai sebagian orang melakukan penghinaan terhadap pengadilan atau Contermt Of Court.

Darwis Moridu mengungkapkan, apa yang dilakukannya pada pukul 02.00 Wita Dini hari tertanggal 3 April 2019, adalah perbuatan yang tidak disengaja atau telah direncanakan. Kata Darwis Hal itu adalah sikap kegelisahan hati terkait kesengguhannya dalam membela rakyat di Kabupaten Boalemo.

” Pada kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan permohonan maaf atas sikap saya yang mungkin telah menyinggung majelis hakim yang ada saat sidang tanggal 3 April 2019. Dimana saya sempat bersuara keras dan meluapkan kegelisahan hati saya tentang bentuk kesungguhan saya dalam membelsa rakyat Boalemo. Atas sikap tersebut saya merasa perlu untuk menyampaikan hal ini kepada majelis hakim agar tidak terjadi salah paham atau beranggapan bahwa saya tidak menghargai majelis hakim dan persidangan yang terhormat.” Ungkap darwis dengan sungguh – sungguh.

Darwus mengaku kelelahan dengan jadwal persidangan yang saat itu telah memasuki waktu dini hari, bahkan diusianya yang sudah menginjak 60 Tahun telah menjadi salah satu faktor penyebab dari ekspresi jawaban atas pseluruh pertanyaan yang ditujukan kepadanya.

” pada saat itu saya mengaku kelelahan dengan jadwal persidangan yang telah memasuki waktu tengah malam hingga menjelang pagi, sebagai manusia biasa faktor usia yakni kurang lebih 60 Tahun membuat kondisi saya kelelahan apalagi dengan banyaknya tugas dan tanggung jawab sebagai bupati Boalemo, membuat saya mengungkapkan jawaban yang cukup keras demi masyarakat saya. menurut saya, amanah sebagai bupati bukan amanat yang biasa, seribu keringat yang wajib saya emban adalah sebuah tanggung jawab dunia akhirat saya kepada yang maha esa. olehnya, saya akan melakukan apapun demi tercapainya tujuan keadilan dan kesejahteraan masyarakat yang ada di Kabupaten Boalemo.” Jelas Darwis.

Darwis pun menegaskan bahwa dirinya tidak berniat untuk menghina atau menyinggung majelis hakim, dirinya pun mengakui bahwa didalam menjalani proses persidangan, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Boalemo agar tetap menjaga stabilitas daerah serta menyerahkan seluruh persoalan hukum yang menyeretnya itu kepada majelis hakim dan persidangan yang terhormat.

” Dalam hal ini demi Allah saya menegaskan bahwa saya tidak pernah berniat menghina atau menyinggung kepada majelis hakim yang mulia. bahkan saya ingatkan terus kepada masyarakat agar menjaga stabilitas daerah ini dan menyerahkan persoalan hukum ini kepada majelis hakim yang mulia, yang integritasnya tidak diragukan lagi. Persidangan ini menurut saya adalah ruang yang sangat terhormat, ruang dimana kebenaran yang sesungguhnya terungkap dan menjadi pembelajaran bagi saya. akhirnya saya memohon agar majelis hakim memutuskan perkara ini dengan seadil adilnya,  saya percaya bahwa sebagai wakil tuhan di Bumi ini dan menjadi tempat bagi manusia untuk mencari kebenaran majelis hakim yang mulia mempunyai hati yang bersih dan tingkat kearifan yang tidak dimiliki oleh orang pada umumnya, Tegas Darwis. (fn02)

309 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments