Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Komisi II DPRD Kabupaten Pohuwato Tegaskan PT.Kencana Grup Jangan Lepas Taggung Jawab

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato,  Adanya persoalan hutang piutang yang terjadi antara para pengusaha lokal di Kecamatan Popayato Barat, dengan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan sawit, membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato Menggelar rapat dengar pendapat dengan dengan pihak perusahaan.

 

Dalam hearing yang dihadiri pimpinan dan anggota Komisi II tersebut, terungkap bahwa hutang piutang yang dilaporkan para pengusaha lokal kepada lembaga legislatif tersebut. Dilakukan oleh MAK selaku kontraktor yang didatangkan oleh PT. Kecnana Grup dalam rangka merampungkan segala pekerjaan infrastrukturnya perusahaan.

 

Melihat persoalan tersebut, DPRD Kabupaten Pohuwato dalam hal ini Komisi II mendesak agar pihak kencana grup supaya sesegera mungkin memediasi pihak kontraktor dengan pihak pengusaha lokal yang merasa dirugikan, mengingat pihak PT. Kencana Grup memiliki tanggungjawab secara moril atas persoalan tersebut.

 

“Kedatangan MAK selaku kontraktor memang didatangkan oleh pihak PT.Kencana grup dalam rangka untuk menyelesaikan segala pekerjaan infrastruktur perusahaan mereka, artinya kami minta dengan tegas agar pihak PT.Kencana Grup sesegera memediasi hal ini supaya bisa terselesaikan. Karena pihak PT.Kencana Grup memiliki tanggungjawab moril dalam persoalan ini,” ucap Ketua Komisi II Hamdi Alamri usai rapat tersebut.

 

Sambung Politisi Partai Golkar itu, DPRD menganggap keberadaan PT.Kencana Grup di wilayah Pohuwato membuat PT.Kencana Grup adalah bagian dari masyarakat Pohuwato. Dengan begitu, wajib bagi PT.Kencana Grup untuk dapat memberikan perhatianya atas kerugian yang dialami masyarakat Pohuwato.

 

“Kami di DPRD menganggap bahwa PT.Kencana Grup adalah bagian dari masyarakat Kabupaten Pohuwato . Artinya Ketika mereka (PT.KEncana Grup) menganggap mereka adalah bagian dari masyarakat Pohuwato, maka itu harus ditunjukan dengan tidak membiarkan masyarakat Pohuwato dalam kerugian atau dirugikan oleh pihak-pihak yang didatangkan oleh PT.Kencana Grup itu sendiri. Sehingga penegasan kami bahwa PT.Kencana Grup jangan melepas tanggungjawabnya atas persoalan ini,” tegas Hamdi.

 

Sementara itu, Pihak PT.Kencana Grup menjelaskan pihaknya akan bersedia membantu para pengusaha lokal yang berada di Kecamatan Popayato, untuk segera mendapatkan haknya, dengan segera memediasi persoalan tersebut dengan pihak Kontraktor.

 

“Yang pasti pihak kami yang tidak tahu menahu terkait hutang piutang yang terjadi antara pihak kontraktor dengan masyarakat setempat. Namun agar persoalan ini segera terselesaikan, kami pun akan menyampaikan persoalan ini ke pihak MAk selaku kontraktor,” jelas Suhardi saat ditemui awak media. (FN01)

 107 total views

Facebook Comments