Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Lakukan Stuban Ke Pemkab Banyuwangi, DPRD, PTSP Dan DLH Kunjungi PT. BSI

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Dalam rangka memberikan kemudahan bagi para pengusaha serta investor di Bumi Panua, DPRD Pohuwato yang di dampingi oleh Dinas Penanaman Modal dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan studi banding di Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur.

DPRD Kabupaten Pohuwato saat ini tengah merancang sebuah Peraturan Daerah yakni Pemberian Insentif dan kemudahan berinvestasi baik Perhotelan, Pariwisata, Perkebunan hingga pertambangan, dimana pada pengelolaan kebijakan daerah Kabupaten Banyuwangi dianggap sukses hanya dalam kurun waktu 2 tahun.

Ket : Tim Pansus DPRD Pohuwato, Dinas Penanaman Modal dan Dinas Lingkungan Hidup Pohuwato Saat Melakukan Konsultasi Di Dinas Penanaman Modal Kabupaten Banyuwangi

Saat melakukan kunjungan ke Dinas Penanaman Modal Banyuwangi, Ketua Tim Pansus Iwan Adam mengatakan bahwa kedatangannya bersama tim dari instansi terkait adalah untuk mengetahui dan belajar tentang bagaimana kebijakan Kabupaten Banyuwangi dalam memberikan kemudahan bagi para Investor untuk mendapatkan izin hingga bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat terpenuhi.

“Kami datang untuk belajar dan mencari tahu langsung kepada Pemerintah Daerah Banyuwangi dalam managerial perizinan dan PAD, yang tentu kedua belah pihak tidak dirugikan, karena saat ini kami sementara merancang sebuah Peraturan Daerah yang Insya Allah selesai dari Banyuwangi itu akan kita terapkan di Pohuwato.”Jelas Iwan seraya Menambahkan

Bahwa Tim Pansus DPRD Pohuwato pun akan melakukan kunjungan terhadap salah satu Perusahaan Pertambangan yang ada di Kabupaten Banyuwangi, dimana ada sebuah perusahaan yang juga sama dengan yang ada diPohuwato telah berhasil baik dari Operasi Tambang hingga pada proses Produksi.

“Kami pun sudah mendengar bahwa ada sebuah perusahaan di Kabupaten ini yang telah berhasil melakukan produksi, sehingga kami pun menanyakan langsung tentang bagaimana prosedur perizinan dan proses analisis dampak lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, ternyata disini untuk mengurus perizinan telah dibuat sebuah Mall yang dapat mengeluarkan sebanyak 191 izin hanya di satu tempat, sehingga untuk para investor disini sangat mudah jika akan melakukan investasi di Daerah ini, dan Insya Allah kami akan berlakukan di Kabupaten Pohuwato tentang pengelolaan dana CSR dan banyak hal lainnya.”Tegas Iwan

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal Kabupaten Pohuwato Sudin Ali mengatakan, Pihaknya akan berencana mencanangkan MPP agar semua dapat terlayani dengan maksimal, serta berharap agar segala sesuatu yang terkait dengan izin pertambangan dapat dilengkapi sesuai dengan mekanisme yang ada.

“Kita ingin melihat dari dekat sebuah pusat pelayanan Kabupaten Banyuwangi, dimana Pohuwato pun telah berencana untuk membuat pusat pelayanan di tahun 2020 mendatang, disini kami mendampingi Tim dari DPRD dan alhamdulilah sudah mendapatkan sein dimana menurut Ketua bahwa kita di Pohuwato wajib untuk membuat MPP (Mall Pelayanan Perizinan, red) agar dapat mempermudah pelayanan di Bumi Panua, dan ini tinggal tergantung dari masing-masing SKPD sebagai pemegang kendali atas setiap izin untuk menjelaskan kepada kami yang ada di Dinas Penanaman Modal terkait mekanismenya.”Jelas Sudin

Ketika disinggung terkait dengan izin milik PT. Pets dan PT. PBT, Sudin menambahkan bahwa pada dasarnya Pemerintah Daerah akan memberikan Kemudahan itu juga kepada Perusahaan Pertambangan, tinggal menunggu waktu dari kelengkapan dari PT. Pets  dan PT. PBT.

Ket : Tim Pansus DPRD, Dinas Penanaman Modal dan Dinas Lingkungan Hidup Sementara Melakukan KOnsultasi Di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi

“Terkait dengan pertambangan itu akan kita berikan kemudahan dalam hal pemberian rekomendasi izin karena itu memang berdasarkan UU 23 Tahun 2014 bahwa semua telah menjadi kewenangan pihak Pemerintah Provinsi dan kami yang ada di Kabupaten hanya memberikan rekomendasi, dan itu akan kami berikan rekomendasi berdasarkan ketentuan yang ada, misalnya, lokasi yang ditentukan berdasarkan RT-RW kita atau tidak, ketika itu sesuai maka kita akan memfasilitasi mereka dengan rekomendasi, Kalau untuk PT. Pets yang bergerak dibidang pertambangan, Izinnya sudah lengkap dari Bulan Juli 2015 kemarin, kalau untuk PT. PBT itu belum ada sampai sekarang, namun saat ini mereka sudah mengantongi Izin Tata Ruang, sehingga harapan saya, para investor dapat melengkapi persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan, sehingga kami pun dapat memberikan kemudahan bagi mereka.”Ungkap Sudin.

Sementara itu, Saat dimintai tanggapannya usai melakukan Tour di Pertambangan PT. Bumi Suksesindo, Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato Nasir Giasi mengatakan bahwa maksud dan tujuan kedatangan Pansus tersebut guna untuk melihat peta wilayah Pertambangan dan mempelajari sistem pengolahan serta kepedulian terhadap Masyarakat dan Desa sekitar arealnya.

“Kedatangan kami pansus ini dalam rangka untuk belajar tentang bagaimana mekanisme dalam memberikan kemudahan berinvestasi, dimana pada kali ini, kami melakukan kunjungan langsung kepada pihak PT. BSI (Bumi Suksesindo) yang dimana perusahaan ini pun satu naungan dengan 2 Perusahaan Yakni, PT. Pets dan PT. PBT  yang ada di Kabupaten Pohuwato, beberapa hal yang kami pelajari dalam sistem pengolahan serta kepedulian perusahaan terhadap Desa-Desa atau masyarakat yang terkena Dampak dalam bentuk CSR, dan saat ini kami melihat bahwa mereka pun tidak hanya terfokus pada CSR, namun pada rekruitment tenaga kerja, dimana untuk penduduk lokal banyuwangi itu ada sekitar 62 persen dari 2.037 tenaga kerja yang ada, sehingganya kami berharap, komitment ini yang harus ada ketika Petz dan PBT beroperasi di Kabupaten Pohuwato.”Jelas Nasir seraya menambahkan.

“Semua telah kami pelajari, bahkan kami pun sudah turun lapangan, meski pun ini bukan tentang Ramah Lingkungan akan tetapi ini sudah mengarah keranah itu, dimana kita fokus kepada Lingkungan kita dan rekruitment tenaga kerja kita yang ada di Bumi Panua,dan terakhir dan paling menarik adalah CSR-nya serta adanya sokongan dana untuk mendukung Pariwisata dan pertanian yang ada di Daerah,dan Insya Allah Komitment ini akan diterapkan juga di Kabupaten Pohuwato.”Tutup Nasir (FN01)

300 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments