Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Refleksi Akhir Tahun, KPMIP Dan HMI Pohuwato Turun Kejalan

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Sebagai organisasi yang memiliki instrument yang memiliki andil dalam terwujudnya sistem pemerintahan, KPMIP dan HMI Pohuwato lakukan aksi demo dalam rangka refleksi akhir tahun.

Aksi demo yang meminta dan menuntut agar pihak Kepolisian Resort Pohuwato dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pohuwato untuk memberikan sikap tegas atas sebuah dugaan kejahatan administrasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan serta Dinas Kesehatan yang hingga saat ini terkesan diabaikan oleh lembaga pengawasan yang ada di Daerah.

Dalam orasinya, Risman Katili mengatakan bahwa pihaknya pun sangat memberikan apresiasi semangat pemerintah dalam segala hal, dirinya pun menyayangkan sebuah program yang bagaikan sebuah proyek penghisapan.

“Kami pun memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas semangat Pemerintah Daerah Untuk Peningkatan Ekonomi Rakyat, namun saat ini ada sebuah program yang diharapkan mampu bersentuhan langsung dengan masyarakat, Akan tetapi, Program Nasi Tumis yang saat ini dilaksanakan itu sangat jauh dari esensi hisinya, jika dikaji kembali semuanya tidaklah memenuhi aspek kesehatan.” Tegas Risman seraya menambahkan

KPMIP pun meminta pihak Polres Pohuwato agar menuntaskan persoalan beasiswa yang memiliki sebuah kesalahan administrasi yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan.

” Kami mendesak pihak Polres Pohuwato mengusut tuntas kasus beasiswa di Dinas Pendidikan Pohuwato,meminta pihak Kejaksaan Negeri Marisa agar melakukan audit dan melakukan proses hukum jika terbukti adanya penyimpangan beasiswa serta meminta DPRD agar melakukan Hearing terhadap Dinas Pendidikan serta merekomendasikan pencopotan Kepala Dinas Pendidikan.” Tutup Risman

Sementara itu, Sekretaris Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pohuwato Santo Ali mengatakan bahwa saat ini ada sebuah proyek Pengelolaan Air Limbah yang ada di 2 Puskemas di Pohuwato yang diduga ada sebuah kesalahan dalam pengadaan Alat IPAL tersebut, sehingga dirinya memnita pihak Polres Melanjutkan proses Penyidikan persoalan tersebut.

“Ditahun ini pun, ada sebuah proyek pembangunan Instalasi Pembuangan Air Limbah di 2 Puskesmas yakni Paguat dan Lemito yang kami duga ada sebuah persekongkolan yang dilakukan Pihak Dinas dan Kontraktor penyedia alat tersebut,Kami pun sudah mendapatkan informasi bahwa persoalan pengadaan IPAL tersebut sudah ada di Unit 1 Tipikor Polres Pohuwato, sehingganya kami meminta agar Polres Pohuwato lebih beraungguh-sungguh dalam menangani peraoalan kasus dugaan Korupsi.” tegas Santo¬†(FN01)

381 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments