Ultimate magazine theme for WordPress.

Honor Disunat Dikpora Boalemo, Gala Desa Dapat “Gara – Gara”

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Sejatinya Turnamen Gala Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam hal ini Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga pun menyisahkan masalah. Pasalnya, honor dari panitia kegiatan yang digelar serentak oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI ini diketahui belum terbayarkan dan telah disunat.

Kepada Awak Media, salah satu panitia yang tak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa honornya belum dibayarkan oleh pihak Dikpora Kabupaten Boalemo. Menurutnya, uang tersebut sudah ada namun belum juga diserahkan kepada yang berhak.

” Saya heran pak, honor itu sudah ada namun sampai sekarang belum juga dibayarkan. padahal kegiatan tersebut (Gala Desa,red) sudah selesai beberapa hari yang lalu.” Jelasnya.

Ditambahkan pula bahwa selain belum dibayarkan, honor tersebut telah disunat dengan alasan yang tidak profesional.

” Setahu kami, hak yang kami terima seharusnya sebesar Rp. 1.110.000 per orang dengan SK panitia dari pusat untuk 15 orang. Namun yang mengherankan itu (honor,red) sudah dipotong dan malah akan dibagi untuk 20 orang. ketika kami konfirmasi, katanya masih menunggu kebijakan Kepala Dinas. ini ada apa…???” Urainya.

Kepala Bidang Pemuda dan Oleh Raga Sisri Kamumu, ketika ditemui sejumlah awak media membenarkan bahwa honor/gaji panitia memang belum dibayarkan. Menurut Sisri, dirinya masih akan mengkomunikasikan dengan Kepala Dinas Dikpora terkait dengan kebijakan yang akan diambil.

Kabid Pora Dinas Pendidikan , Pemuda & Olah Raga Kabupaten Boalemo Sisri Kamumu, Saat ditemua awak media. Senin (3/12)

” Gaji panitia itu memang belum di bayarkan, karena saya masih mau berkoordinasi dengan kepala dinas untuk meminta kebijakannya.” Terang Sisri.

Menurut Sisri, dengan belum dibayarkannya honor tersebut dikarenakan kebijakannya dalam membagi rata sisa anggaran tersebut. Dimana pada SK Panitia, tertera 15 (Lima Belas) nama yang seharusnya mendapatkan hak itu. Namun karena staf yang merangkap panitia lokal berjumlah 20 Orang, maka dirinya berinisiatif untuk membagi rata sesuai jumlah yang ada dibidangnya.

“Anggaran untuk honor panitia itu masih ada pak , anggaran itu kan ada dua, anggaran APBD dan Anggran APBN. Nah yang untuk APBD sudah kami bayarkan, yang untuk APBN ini karna pencairan nya bertahap, olehnya masih belum di bayarkan. Kenapa saya masih menunggu kebjikan pak kadis, karna panitia banyak pak, yang di SK itu hanya 15 orang, makanya saya mau berkoordinasi dulu dengan pak kadis soal pembayaran nya ini seperti apa.” Ungkapnya.

Kepala Dikpora Boalemo Serman Moridu melalui sekertaris Roni Taningo saat di konfirmasi awak media mengatakan bahwa pihaknya baru mengetahui masalah tersebut. olehnya pihaknya akan segera menyelesaikan masalah tersebut, dan akan mengkomunikasikan dengan kepala bidang nya.

” Kami baru mengetahui persoalan ini, untuk selanjutnya kami akan mengkordinasikan dengan kepala bidangnya.” Jelas Roni. (FN02)

323 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Facebook Comments