Ultimate magazine theme for WordPress.

Lakukan Kesepakatan Hingga Libatkan 4 Pejabat Daerah, Tali Asih Tak Kunjung Datang

PT. Gorontalo Sejahtera Minning Dinilai Lakukan Pembohongan Publik

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliyansi Masyarajat Peduli Hulu Hingga Hilir (AMPUH) menggelar aksi demo didepan kantor PT. Gorontalo Sejahtera Mining (GSM). Puluhan masa aksi ini tak lain meminta agar pihak perusahaan segera mempresure persoalan tali asih dan percepatan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), mengingat persoalan tersebut hingga saat ini belum mendapatkan kepastian, padahal hal ini sebelumnya telah disepakati.

Selain menyampaikan orasi di depan kantor PT.GSM, puluhan massa aksi juga telah mendatangi kantor DPRD Pohuwato, Kantor Bupati Pohuwato, Serta Mapolres Pohuwato, damana tak lain massa menyampaikan beberapa tuntutan, yang diantaranya meminta kepada pemerintah daerah dan unsur pimpinan Forkompinda untuk mendesak pihak perusahaan agar segera merealisasikan pembayaran Tali Asih kepada para penambang lokal.

” Kami meminta persoalan tersebut secepatnya mendapatkan penanganan serius dari pihak pemerintah serta aparat kepolisian, dimana sebelumnya persoalan taliasih serta WPR tersebut sudah terselesaikan sejak beberapa bulan lalu, lantaran hal ini telah disepakati oleh pihak pemerintah serta ketua DPRD Pohuwato, namun sayangnya hingga saat ini belum mendapatkan keseriusan,” Kata Yosar.

Selain Itu, Yosar yang merupakan Korlap ini mengaku, jika hal i ni tidak mendapatkan penanganan serius dari pihak perusahaan, makan mereka pun akan mendatangi kembali kantor PT.GSM dengan jumalah masa yang lebih banyak lagi, bahakan mereka pun tak segan-segan akan melakukan pemblokiran jalan, lantaran satu bentuk kekesalan mereka terhadap perusahaan.

Sementara itu, Ketua Komisi III Beni Nento,SE.I saat menerima masa aksi di depan Kantor DPRD Kabupaten pohuwato, yang saat itu juga didampingi Sekretaris Komisi II Iwan Abay,S.Ag, Masrin Kone, serta Hamelin Pangalo menyampaikan, persoalan tali asih seperti yang sudah disampaikan para orator dalam aksi damai kali itu. DPRD akan mencoba mengkomunikasikanya dengan pihak pemerintah daerah, serta unsur Forkompimda lainya, sehingga kemudian akan mendorong pihak perusahaan untuk segera memberikan apa yang menjadi tuntutan masyarakat.

“Adapun yang menjadi tuntutan massa aksi kaitan dengan persoalan taliasih untuk para penambang lokal. Insya Allah akan kita tindak lanjuti, dengan mencoba mengkomunikasikanya dengan pihak Pemerintah Kabupaten Pohuwato atau bahkan dengan pihak Pemerintah Provinsi Gorontalo. Sehingga apa yang menjadi pokok penyampaian mereka teman-teman di Aliansi Masyarakat Peduli Hulu hingga Hilir ini akan segera mendapatkan jawaban. Karena memang hal itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami di DPRD dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” pungkasnya. (FHR)

63 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Facebook Comments