Ultimate magazine theme for WordPress.

Hamzah Sidik : Kami Tidak Rela Tolinggula Diambil Daerah Lain

Faktanews.com (Daerah) – Gorontalo, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Hamzah Sidik mengatakan bahwa, pihaknya tidak rela jika Desa Tolinggula dan sejumlah desa lainya, diklaim dan diambil alih oleh kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Hal tersebut disampaikan Hamzah Sidik yang merupakan perwakilan masyarakat Gorontalo Utara di DPRD Provinsi Gorontalo, saat menerima aksi dari aliansi Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Tolinggula (KPMIT).

“Persoalan tapal batas Gorontalo Utara dengan Buol sudah kami respon, dan bahkan sudah ada pansus yang dibentuk oleh DPRD Kabupaten Gorontalo Utara,” ujarnya.

Komisi I dan Biro Pemerintahan Provinsi Gorontalo sudah merespon secara aktif permasalahan tapal batas tersebut, tinggal menunggu waktu kapan akan di panggil ke Kemendagri untuk dipertemukan dengan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Selaku anggota DPRD khususnya dapil Gorontalo Utara pihaknya menolak dengan tegas permasalahan tapal batas ini, dimana ada upaya upaya pemerintah Buol yang ingin mengambil wilayah Gorontalo.

“Masalah ini bukan hanya jadi beban bagi masyarakat Gorontalo Utara saja namun masalah kita semua masyarakat Provinsi Gorontalo,” tegas Hamzah.

Namun dalam menyelesaikan persoalan, tentu mengedepankan dialog santun, dan tidak menggunakan cara-cara yang mengakibatkan konflik bagi warga didua daerah tersebut, khususnya yang ada di perbatasan.

Sebelumnya, sejumlah puluhan mahasiswa dari aliansi Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Tolinggula (KPMIT) mendatangi kantor DPRD Provinsi Gorontalo, serta sejumlah tempat lainya, termasuk kantor Gubernur Gorontalo, meminta pemerintah mensikapi polemik tapal batas Gorontalo-Sulteng. (FN01)

38 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments