Ultimate magazine theme for WordPress.

Hadirkan Zaskia Gotik, Pemda Boalemo “Dikutuk” Nitizen

2 Aleg Deprov Plus Mantan Wabup angkat bicara

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Rencana Pemerintah Daerah yang akan menghadirkan artis Zaskia Gotik pada rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Boalemo ke-19, mendapatkan suara tidak sedap dari berbagai kalangan termasuk para nitizen. Pasalnya, kegiatan yang mengundang kontroversi ini, dinilai tidak memiliki nilai moral disaat musibah gempa sementara melanda Kota Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah.

Salah satu akun Facebook atas nama Ahmad Abubakar Al’amri, pada postingannya mengatakan bahwa kegiatan konser amal tersebut tidak tepat pelaksanaannya. Dimana pada akun tersebut menyesalkan kebijakan Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Boalemo Darwis Moridu sebagai Pemimpin yang dinilai tidak peka terhadap korban musibah gempa yang saat ini sementara berduka.

“ Kau memang seorang pemimpin, tapi caramu berfikir tidak menggambarkan layaknya pemimpin. Jika engkau peduli dengan saudara – saudara kita yang ada dipalu dan donggala, buat apa kau adakan konser dengan judul yang tak wajar “ konser amal peduli palu dan donggala”. Apakah engkau bisa merasakan apa yang saudara – saudara kita rasakan disana, disaat seperti ini suasana dengan Indonesia atau tepatnya Sulawesi berduka, engkau malah asik buat konser untuk merayakan hari ulang tahun boalemo. Janganlah kita berbahagia diatas penderitaan orang lain.” Urai Ahmad Abubakar Al’amri pada status Facebooknya.

Kepada Faktanews Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Kabupaten Boalemo – Pohuwato, Ulul Azmi Kadji mengatakan bahwa Pemerintah Boalemo diminta untuk mempertimbangkan kegiatan Konser tersebut dan sebaiknya dimoment itu tidak menghadirkan artis dangdut. Hal ini dilihat dari kondisi korban gempa si Sulawesi Tengah yang saat ini masih berduka, sehingga kata Ulul sangat naïf jika kegiatan tersebut tetap dilaksanakan.

“ Kondisi Gempa yang  terjadi di Palu dan Donggal ini adalah musibah yang lebih parah dari Lombok. Ini yang patut kita sadari, sehingga alangkah arif dan bijaksana jika Pemerintah mengadakan zikir bersama dan atau menghadirkan penyanyi religi seperti Annisa Sabyan dari pada artis dangdut Zaskia Gotik. Sangat naïf jika di Boalemo mengadakan konser dangdut sementara ditempat lain saudara dan keluarga kita ytang berada di Palu, Sigi dan Donggala masih mengalami bencana yang amat dahsyat.” Tegas Ulul.

Mantan Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali, Ketika dimintai tanggapannyan mengatakan bahwa ratusan warga Boalemo saat ini menjadi korban gempa di Sulawesi Tengah, olehnya dirinya meminta Pemerintah Daerah dapat tergugah dan membatalkan konser dengan label apapun. Kata Lahmudin jika Pemerintah Daerah berniat menggalang dana, maka seharusnya bisa dilaksanakan dengan cara – cara lain asal bukan konser dengan menghadirkan artis dangdut.

“ Jika ini direncanakan untuk menggalang dana untuk korban gempa dipalu, maka ada cara – cara lain yang bisa dilakukan seperti zikir dan sejenisnya. Karena disana (Palu dan Donggala,red) bukan hanya warga mereka yang jadi korban, ada ratusan warga Boalemo turut menjadi Korban. Olehnya dan Sebaiknya Pemerintah Daerah dan KNPI bisa tergugah untuk membatalkan konser itu.” Terang Lahmudin.

Disatu sisi, Aleg DPRD Provinsi Gorontalo Ilham Kuntono pada status Facebooknya mengirimkan surat terbuka yang ditujukan kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Boalemo. Melalui status tersebut, Ilham meminta agar kedua Pemimpin tersebut dapat mempertimbangkan pelaksanaan kegiatan konser amal peduli Palu dan Donggal itu.

“ Kepada Yth: BAPAK BUPATI dan BAPAK WAKIL BUPATI BOALEMO, Sekiranya rencana acara di bawah ini benar akan digelar di Boalemo, mohon dipertimbangkan beberapa hal sbb:
1. Sulawesi masih berduka atas musibah Sulteng maka dibutuhkan suguhan acara yg mengedepankan unsur religiusitas. 2. Dg kekuasaan yg Bapak miliki, mohon berkenan mengganti dg acara yg sesuai falsafah Negeri Gorontalo, tanpa mengurangi rasa keceriaan dan kegembiraan warga Boalemo atas Hari Ulang Tahun Kabupatennya.” Urai Ilham Pada status Facebooknya. (FN02)

449 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Facebook Comments