Ultimate magazine theme for WordPress.

Sebut Akan Injak Pimpinan Parpol Di Boalemo, Arogansi Bupati Darwis Dikecam

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Kisruh Kepemimpinan yang kemudian disusul dengan usulan Hak angket untuk memberhentikan Darwis Moridu sebagai Bupati Kabupaten Boalemo pun semakin panas. Pasalnya, orasi Bupati Darwis yang menjawab isu yang dilontarkan oleh Aliansi Rakyat Melawan pada Gerkan 149 silam pun dikecam masyarakat berikut beberapa pentolan Partai Politik Dibumi Damai Bertasbih itu. Pasalnya, Bupati Darwis Moridu telah menyebut akan menginjak – injak seluruh Pimpinan Partai Politik termasuk Anggota DPRD yang bersebrangan dengannya.

Kepada Faktanews Sekertaris Partai Persatuan Pembangunan Boalemo Syamsudin Hamu mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan pernyataan tersebut. dimana menurut Syamsudin keberadaan Bupati seharusnya berpihak sekaligus berpihak pada  kepentingan umum dan tetap menjaga konstalasi serta keamanan daerah dengan mengedepankan ideologis kepemimpinan yang netral.

“ Kenapa seorang Bupati harus melakukan orasi dan bukannya menjawab atau mengklarifikasi apa yang dipertanyakan oleh masa aksi dari gerakan rakyat bersatu itu…?? Ini malah berorasi serta menyebut hal – hal yang dapat menyinggung keberadaan pihak lain termasuk Partai – partai politik yang ada disini. Seharunya dia juga berposisi sebagai pengayom dan pelindung rakyat serta berpihak pada kepentingan umum juga tetap menjaga konstalasi demi keamanan daerah, bukan malah memanas manasi rakyatnya untuk saling berbenturan. Itu yang saya sangat sayangkan, apalagi sudah menyebut akan menginjak – injak kami partai politik ataupun anggota DPRD yang bersebrangan dengannya.” Urai Syamsudin Hamu atau yang lebih dikenal dengan Atox ini.

Atox menambahkan bahwa aksi demo kali kedua ini memfokuskan pada beberapa tuntutan yang saat ini muncul dipermukaan. Dimana diantaranya adalah Pelanggaran terhada UU Nomor 5 Tahun 2015 Tentang ASN, Penghinaan terhadap Dewan Adat, edaran kategori pungli untuk hewan qurban dan penyimpangan bibit jagung sebagai lanjutan dari aksi demo pertama.

“ Kali ini kami lebih focus pada 5 tuntutan berikutnya karena ini yang sudah muncul dipermukaan. Ditambah dengan mengklarifikasi kembali apa yang dipertanyakan teman – teman di gerakan rakyat bersatu.” Tutup Atox.

Setelah menyuarakan tuntutannya, masa aksipun berlanjut ke DPRD Kabupaten Boalemo untuk menuntut sikap para wakil rakyat untuk melakukan hak angket terhadap pemakzulan Bupati Boalemo Darwis Boalemo. (FN02

1,225 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Facebook Comments