Ultimate magazine theme for WordPress.

Soal G 149 Di Boalemo, RH Dukung Bupati Darwis Diturunkan

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Gerakan 14 September atau lebih dikenal dengan Gerakan 149 Di Tilamuta yang bertujuan menuntut Darwis Moridu untuk turun tahta sebagai Bupati Kabupaten Boalemo ini, terus menuai dukungan dari beberapa pihak. Pasalnya, berbagai kebijakan Bupati darwis dalam menjalankan Pemerintahannya itu dinilai arogansi dan tidak manusiawi serta membohongi rakyat utamanya pada janji kampanye yang tidak selaras dengan fakta dilapangan.

Kepada Faktanews Rahmat Himran atau yang akrab disapa RH mengatakan bahwa dirinya siap untuk mendukung masyarakat di Kabupaten Boalemo yang tergabung dalam aliansi rakyat melawan pada gerakan 149 itu. Kata Rahmat gerakan tersebut dinilai wajib untuk diseriusi karena menyangkut rakyat banyak yang terintimidasi dengan gaya kepemimpinan Bupati Darwis yang dinilai tidak pantas dan terkesan otoriter.

Aktivis Nasional Asal Gorontalo, Rahmat Himran (Kedua Dari Kanan)

“ Saya sangat mendukung gerakan rakyat itu, karena ini berbicara tentang kemaslahatan masyarakat banyak yang terintimidasi dengan gaya kepemimpinan darwis moridu sebagai Bupati. Dan jika dibutuhkan, saya akan turun serta bersama teman – teman pada gerakan berikutnya.” Kata Rahmat.

Rahmat menambahkan, keputusan seluruh tokoh untuk bergabung pada gerakan tersebut adalah sebuah sejarah baru di daerah ketiga Gorontalo itu. Dimana persatuan yang ditunjukan menjadi bukti hebat dan luar biasa demi dan atas nama rakyat yang sesungguhnya.

“ Sebagai manusia yang peduli terhadap Kabupaten Boalemo, tentu sudah menjadi kewajiban saya untuk bersatu dengan masyarakat yang meminta DPRD Boalemo untuk segera membentuk pansus Angket untuk menuntut Bupati Darwis agar segera berhenti dari jabatannya. Saya ambil contoh dengan kejadian yang tidak bisa kita lupakan, bahwa Wakil Bupati Kabgor Fadly Hasan saja bisa diberhentikan dengan 1 kesalahan oleh DPRD Kabgor dan itu hanya satu kesalahan. Bagaimana dengan pemimpin yang sudah mempunyai banyak kesalahan dan sudah arogan kepada setiap ASN dilingkungan Pemerintahan, apakah DPRD mampu menjawab tantangan masyarakat ini…?? Tentunya kita menanti hal tersebut, karena persatuan masyarakat Boalemo sudah ditunjukan ke publik.” Kata RH yang juga aktivis nasional asal Gorontalo ini.

Hal senad

Rais Nango

a dikatakan Tokoh Pemuda Tilamuta Rais Nango, dimana menurut pria yang akrab disapa RN ini kondisi saat ini dikabupaten Boalemo adalah murni gerakan yang lahir dari rakyat. Tidak ada maksud kepentingan yang  terselubung pada gerakan 149 ini, semua berkiblat pada seluruh kebijakan dan berbagai masalah pada Kepemimpinan Darwis Moridu sebagai Bupati Boalemo.

“ Gerakan ini murni dari rakyat dan perlu saya tegaskan bahwa dalam gerakan ini ada niatan atau kepentingan selain dari dan atas nama rakyat kabupaten Boalemo. Hal ini pun terjadi dengan dasar kebijakan bupati yang tidak pro rakyat dan terkesan arogan, sehingga kami nilai beliau tidak pantas lagi melanjutkan pemerintahannya.” Tutup RN. (FN02)

1,440 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments