Ultimate magazine theme for WordPress.

Soroti Rencana Penambangan dan Pembangunan Pabrik Pengolahan

APRI Pohuwato Meminta Dukungan KUD Untuk Memperhatikan Nasib Rakyat Penambang.

Faktanews.com (Daerah) Kabupaten Pohuwato ,Rencana pembangunan smelter untuk pengolahan dan pemurnian oleh PT. PBT (Pani Bersama Tambang) di desa Hulawa kecamatan Buntulia kembali mendapat sorotan dari Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Kabupaten Pohuwato.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris APRI dalam pertemuannya bersama Pengurus KUD Dharma Tani siang tadi (13/09) diruangan Ketua Harian KUD, bapak Idris Kadji. Dalam kesempatan tersebut, Yosar Ruiba mengungkapkan bahwa maksud kedatangannya saat itu tidak lain untuk bersilaturahim sekaligus mengingatkan Pengurus KUD agar tidak abai terhadap nasib rakyat penambang khususnya yang berada di dalam konsesi IUP milik KUD tersebut.

“Sebagai sesama putra daerah, kami telah menyampaikan beberapa poin mendasar terkait nasib rakyat penambang ke Pengurus KUD. Sebab menurut kami, KUD memiliki peran penting yang begitu strategis dalam hal rencana penambangan dan pengolahan serta pemurnian oleh PT. PETS dan PT. PBT” tutur Yosar.

Ditanya soal sikap APRI tentang tahapan AMDAL PT. PBT terkait rencana mereka untuk membangun pabrik pengolahan dan pemurnian, Yosar menjelaskan bahwa sejauh ini dirinya bersama Ketua APRI dan internal pengurus selalu intens melakukan diskusi dan kajian-kajian mengenai tahapan AMDAL kedua perusahaan.

“Sejauh ini kami pengurus sangat rutin mendiskusikan tahapan demi tahapan terkait AMDAL kedua perusahaan pertambangan tersebut, yang jelas kami pro terhadap pengembangan investasi disektor pertambangan namun disisi lain juga kami sangat mengharapkan peran aktif pemerintah daerah dalam merealisasikan WPR, sehingga bukan saja para investor atau perusahaan saja yang boleh menambang secara legal disana.” Harap Yosar.

Masih menurutnya, “Jika memang perusahaan PETS dan PBT betul-betul serius untuk melakukan penambangan dan pengolahan serta pemurnian di desa Hulawa, maka mari kita suport niat baik tersebut agar jangan cuman jadi PHP seperti perusahaan-perusahaan sebelumnya. Karena selama ini segenap masyarakat desa Hulawa bilkhusus lingkar tambang sangat berharap dengan adanya penambangan dan pembangunan pabrik di desa Hulawa dapat membawa perubahan yang lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat setempat dan sekitarnya.” Tutup Yosar.

Saat dikonfirmasi oleh awak FaktaNews via seluler sore tadi, secara terpisah, Ketua Harian KUD Dharma Tani, Idris Kadji, membenarkan adanya pertemuan dengan APRI tersebut dikantor KUD pada siang hari tadi.

“Iya, tadi siang kami didatangi oleh Pengurus APRI dalam rangka silaturahim sekaligus mendengarkan sikap APRI terkait rencana penambangan PT. PETS dan rencana pembangunan pabrik PT. PBT, dan alhamdulillah dari pertemuan tersebut kami menyimpulkan bahwa pada dasarnya APRI setuju dengan rencana tersebut. Hanya saja, mereka meminta kepada kami agar dapat menyatukan langkah bersama mereka dalam mendorong pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi untuk memprioritaskan realisasi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

Untuk kedua perusahaan yang akan beroperasi, melalui kami, APRI meminta dukungan penuh agar perusahaan memperhatikan nasib masyarakat lingkar tambang dan kamipun mengapresiasi serta akan menindaklanjuti sikap yang mereka sampaikan kepada kami tersebut.” Imbuhnya. (FN01)

153 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments