Ultimate magazine theme for WordPress.

Jamaah Haji Malteng Tiba Dengan Selamat

Faktanews.com (Daerah), Kabupaten Maluku Tengah, Setelah selesai melaksanakan rukun islam ke lima, menjalankan ibadah haji pada musim haji 1439 H, kurang lebih selama 50 hari di tanah suci mekah almukarama. Pada Jumat, (6/9/18) sebanyak 135 jamaah haji asal Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) tiba dengan selamat di Kota Masohi.

Sebelumnya pada kamis, (5/9/18) jamaah haji tiba di Ambon, setelah perjalanan panjang dari mekah ke makasar. Dengan menggunakan Kapal Cemat Cantika Prisillia, pukul 10.00 WIT, tiba dan merapat di pelabuhan Ina Marina Masohi. Kemudian jamaah haji di terima oleh pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Rakib Sahubawa, S. Pi, mewakili Bupati Malteng Tuasikal Abua, SH, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Malteng, Pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), di plataran Mesjid Raya Ibnu Abdullah Masohi.

Bupati dalam sambutannya, yang dibacakab Sekda Malteng Dr. Rakib Sahubawa, mengatakan bahwa, pelaksanaan ibadah haji merupakan aturan pelaksanaan salah satu rukum islam yang wajib di lakukan oleh umat Muslim di dunia termasuk di kabupaten yang berjuluk Pamahanunusa.

“Ibadah haji merupakan panggilan Ilahi, karena tidak semua umat muslim dapat melaksanakannya, walaupun dalam kategori mampu atau memenuhi syarat,” ucapnya.

Dalam perjalanan menunaikan ibadah haji, Tuasikal yakini kalau para jamaah selalu mendoakan seluruh elemen masyarakat maupun pemerintah daerah dalam ridoh dan bimbingan Allah SWTguna kemajuan dan kemakmuran masyarakat maupun daerah Malteng.Selain itu dalam konteks hubungan sosial dan interaksi religius selalu menggambarkan kalau ikatan persaudaraan serta kecintaan terhadap daerah dan masyarakat selalu terpatri dalam jiwa dan semangat masyarakat Malteng termasuk para jamaah haji yang kini menjadi haji yang makbrur.

“Realitas ini menjadi kekuatan bagi semua orang untuk membangun Malteng yang bermartabat, bermoral dan beradab guna terwujudnya Malteng yang maju, sejahtera dan berkeadilan sebagai persekutuan orang basudara dalam semboyan Masohi Pamahanunusa,”ujarnya.

Tuasikal sangat optimis, pengalaman spiritual yang positif yang di peroleh jamaah haji tahun 2018 dalam menunaikan ibadah haji di tanah suci akan menjadi renungan bersama sekaligus motivasi dalam pengembangan akhlak bagi masyarakat di lingkungan terdekat maupun kepada keluarga dan masyarakat umum. Olehnya itu, melalui pelaksanaan haji tahun 2018, Tuasikal berharap agar para haji yang baru pulang selalu menjadi contoh dan teladan yang baik bagi sesama umat manusia termasuk dalam kehidupan setiap hari baik dengan keluarga, lingkungan masyarakat maupun anatar umat beragama.

“Saya optimis kalau kelembagaan jamaah haji dapat memaksimalkan fungsi dan perannya agar mampu menjawab tantangan serta dinamika keumatan saat ini demi kesuksesan pelaksanaan ibadah haji pada tahun-tahun yang akan datang,” tandasnya. (Rahim)

85 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments