Ultimate magazine theme for WordPress.

135 Operator Gigit Jari, Pemda Pohuwato Tutup Mata

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, sangatlah disayangkan, selama 6 Bulan di tahun 2018 ini, sekitar 135 Tenaga Kontrak yang bekerja sebagai operator sekolah di Dinas Pendidikan Pohuwato belum menerima hak mereka selama mereka bekerja.

Hal ini terungkap setelah sebuah akun facebook dengan nama Zulham Panggi Mantulangi yang mempertanyakan insentif mereka yang sampai dengan saat ini belumlah terbayarkan, dimana telah dijanjikan bahwa sebelum lebaran Idul Fitri akan dibayarkan oleh pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato.

“S’ ada kabar ini insentif?? Wooy kapan uty, bilang sebelum lebaran akan dicairkan ini sdh slsai lebaran idul fitri, lebaran ketupat,,m’tunggu lebaran haji.. woooowww Teganya dirimu penguasa diatas… tolong perjuangkan hak kami” jelasnya lewat status akun facebooknya.

Sementara di tahun 2017 kemarin, pembayaran insentif selalu dilakukan pada bulan berjalan, namun saat ini sudah memasuki bulan ke 7 (tujuh) pembayaran tak kunjung diberikan.

“Insentif yg biasanya di terima oleh operator sekolah setiap bulannya, kni sudah 6 bulan belum dicairkan, and le slesai bulan juli in maka sdh msuk 7 bulan, perjanjian dgn kabid yg di dinas akan dibayarkan sbelum lebaran tpi nyatanya sampai detik ini pun belum ada yang dibayarkan.. mereka sudah minta berkas inilah itulah tapi nyatanya blum ad realisasinya.” Jelasnya pada obrolan massanger

Setelah Fakta News mewawancarai Kepala Bidang SMP, Suraddin mengatakan bahwa Dinas Pendidikan Pohuwato akan membayarkan insentif tersebut, namun ketika akan dicairkan tiba-tiba pihak sekolah dalam halini Kepala Sekolah melakukan komplain.

“Kami memang akan mebayarkan insentif tersebut, hanya saja pada saat pencairan ada beberapa sekolah komplain karena daftar penerima atau operator tersebut sudah tidak aktif, sehingganya kami menunda dan menunggu berkasnya diperbaharui, dan sekarang alhamdulillah SK sudah ada saat ini sudah masuk penagihannya dibagian keuangan.” Jelas Suraddin.

Ketika disinggung oleh Fakta News  terkait besaran insentif yang seharusnya diterima oleh para operator, Suraddin mengatakan bahwa yang diterima olehpara operator hanya sebesar 150 ribu rupiah perbulan.

“150 ribu Pak,dan untuk jumlah yang akan kami cairkan itu tinggal dikali saja 150 kali 135 orang.” Ungkapnya. Bersambung (FN-01)

881 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments