Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Rumah Dinas Camat Tidak Ditempati, Masyarakat Dengilo Mengeluh

Caption : Suasana Rumah Dinas Jabatan Camat Dengilo Setiap Hari Setelah Jam Kerja

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Bebeberapa tokoh masyarakat dari berbagai desa se-Kecamatan Dengilo telah melayangkan permintaan kepada awak media FaktaNews untuk di wawancarai mengenai keresahan yang mereka rasakan selama ini tentang Rumah Jabatan (rujab) Camat Dengilo yang sejak di lantik sampai sekarang tidak pernah ditempati oleh yang bersangkutan.
Pasalnya, menurut  para sumber informasi kepada kami yang identitasnya enggan untuk dipublikasikan, semenjak di lantik Camat Dengilo tersebut tidak pernah terlihat menempati rumah dinas tersebut. “Beberapa malam sebelumnya kami beberapa kali datang dengan maksud mengantarkan undangan untuk do’a arwah dan undangan untuk hajatan lainnya kepada pak Camat di rumah dinasnya namun rumah dalam keadaan sepi tak berpenghuni”. Tutur sumber.
Ditempat terpisah, warga lainnya yang berisial RA mengungkapkan bahwa hal ini sangat meresahkan kami masyarakat di sini, sebab menurutnya Camat Dengilo hanya sedang menjalankan roda pemerintahan di siang hari sementara di malam hari kami warga di sini tidak punya Camat. 

“Yang patut menjadi perhatian kita semua di Dengilo ini saat ini adalah keberadaan bapak Camat  di malam hari hanya berada di kecamatan seberang yaitu Paguat, lalu bagaimana bila kami masyarakat membutuhkan sosok beliau di tengah-tengah kami di malam hari”, celetus RA dengan nada kecut.
Selain itu, masyarakat lain saling menimpali, keberadaan sosok Camat di malam hari khususnya kehadiran beliau dalam acara-acara ataupun hajatan masyarakat sangat mereka butuhkan.

Setelah mendengar beberapa pengaduan dari warga masyarakat setempat, awak media mencoba menghubungi Camat yang bersangkutan via seluler, beliau yang memiliki nama lengkap Hais Ahmad ini menjelaskan bahwa masalah ini memang sudah lama menjadi buah bibir di masyarakat, hanya saja persoalan ini tidak sesederhana yang diadukan. 

“Saya dan keluarga semenjak di lantik sudah 6 kali menempati rumah dinas tersebut, namun karena rumah itu sering bocor atapnya bila tiba saatnya hujan deras, maka kami memutuskan untuk sementara menunggu perbaikannya dulu, nanti kalau sudah ada perbaikan oleh pemerintah daerah melalui anggaran yang ada maka setelah itu kami akan menempati rumah dinas tersebut”, Tutup Hais. (TR-08)

 1,820 total views

Facebook Comments