Fakta News
Ultimate magazine theme for WordPress.

Kontraktor Menghilang, Anggaran Pemeliharaan Taman Randangan Raib


Faktanews.com  (Daerah) – Kabupaten Pohuwato,   Demi meningkatkan pembangunan infrastructure di seluruh pusat kecamatan yang berada di Kabupaten Pohuwato, Pemerintah Daerah dalam hal ini Badan Lingkungan Hidup sampai dengan saat ini telah membangun 13 taman dengan harapan dapat menjaga Ekologi, Hidrologis dan Estetika bagi kehidupan masyarakat.
Namun berbeda dengan pembangunan taman yang berada di Kecamatan Randangan, taman yang seharusnya dapat memberikan berbagai manfaat untuk masyarakat randangan ini seperti hanya sebuah taman yang dibangun puluhan tahun yang lalu, pasalnya bangunan yang didirikan tahun 2014 ini dianggap tidak layak untuk digunakan dan dinikmati oleh masyarakat setempat.
Saat awak media ini melakukan wawancara kepada kaula muda kecamatan randangan, Zainudin Nohi sangat menyayangkan pembangunan taman namun tak dapat digunakan, banyaknya item pekerjaan yang sudah rusak serta tempat duduk yang akan roboh dan tak ada penataan yang bagus sehingga dinilai merugikan uang Negara.
“Buat apa bangun taman jika tak bisa digunakan, baru dilihat dari jalannya saja sudah hampir semua retak, rumput yang tak pernah dipangkas serta tempat duduk yang mau roboh, semua ini hanya merugikan anggaran Negara saja, kalau boleh diaudit dulu pekerjaan taman ini.” Jelas Zainudin.
Ditempat terpisah, Kepala Bidang Pertamanan Badan Lingkungan Hidup saat di wawancarai awak media ini mengatakan bahwa sampai dengan saat ini pihaknya sementara berupaya untuk menghubungi kuasa direktur CV.Cahaya Kartini Faisal Rasyid, dikarenakan hingga saat ini pula kontraktor taman randangan tersebut sangat sulit dihubungi.
“Memang benar di Bulan September hingga Desember 2014 ada pekerjaan pembuatan taman di Kecamatan Randangan dengan anggaran 252 Juta, dan sampai saat ini kami sementara berupaya terus untuk menghubungi kuasa direktur dari CV. Cahaya Kartini yakni Pak Faisal Rasyid, dan sudah berapa kali saya memberitahukan ke beliau untuk segera memperbaiki namun sampai saat ini tidak ada.” Jelas Jefri
Ditambahkannya lagi, “Memang menjadi kesalahan kami dimana anggaran pemeliharaan taman tersebut sudah kami cairkan sekalian pada saat pekerjaan itu selesai, makanya kami akan terus berupaya untuk menghubungi pak faisal.”Tutup Jefri
Apakah anggaran pemeliharaan yang diberikan oleh pihak Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato sesuai dengan petunjuk tekhnis pekerjaan,? Dimana fungsi CV. Sketsa Kreasindo yang dipercaya menjadi konsultan pengawas saat pekerjaan pembangunan Taman Kota itu berlangsung ? Bersambung
Oleh : Jhojo As. Rumampuk

 197 total views

Facebook Comments