Dinilai Cuek Dalam Pelayanan, Balita Asal Lemito Meninggal Di RSUD Bumi Panua

oleh -31 Dilihat

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Sebagai sebuah lembaga pelayanan kesehatan, Rumah Sakit telah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) sebagai bagian integral dari organisasi sosial dan kesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan komprehensif kepada seluruh masyarakat.

Namun hal tersebut tidaklah dirasakan oleh Magdalena Usman, Seorang bayi yang baru berumur 1,2 Tahun asal lemito ini menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Bumi Panua dikarenakan buruknya pelayanan atau penanganan medis yang disediakan.

Ketua Fraksi Bhineka Tunggal Ika Yunus Usman Saat Menyampaikan Kekecewaannya Terhadap Pelayanan RS Bumi Panua

Hal ini tentu mengundang amarah dari keluarga korban serta rasa iba dari para masyarakat yang kala itu mengunjungi keluarga mereka, dimana pihak Rumah Sakit dinilai tidak serius serta acuh tak acuh dalam menangani Magdalena yang dalam keadaan kritis.

Magdalena yang sebelumnya adalah pasien rujukan dari Puskesmas Lemito tiba pada pukul 08.00 wita ini menderita penyakit diare, dengan sekian lama mendapatkan pelayanan dari tim medis yang ada di Unit Gawat Darurat Bumi Panua, Bayi yang juga cucu dari Ketua Fraksi Bhineka Tunggal Ika Yunus Usman menghembuskan nafas terakhir di Ruang ICU.

Kepada Fakta News, Yunus Usman mengaku sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak Rumah Sakit, Sehingga Yunus pun akan mempersoalkan hal tersebut ke Pihak Polda Gorontalo.

Kondisi Magdalena Saat Dibawah Pulang Oleh Pihak Keluarga

“Disaat keadaan sudah sangat genting saya sudah 3 kali bolak-balik ke ruangan dokter untuk memberitahukan kondisi cucu saya yang sudah butuh penanganan serius namun tidak ada respon berarti. Bahkan parahnya para petugas medis di ruang ICU terlihat cuek dan hanya sibuk dengan Hanphone mereka masing-masing. Saya keberatan dengan ini, bukan saya tidak menerima takdir tapi saya sangat menyesali pelayanan rumah sakit yang sangat jauh dari yang kami harapkan. Saya akan melaporkan ini ke Polda,” Ungkap Yunus marah

Ditempat terpisah, Direktur Rumah Sakit Bumi Panua, Sarahwanti Abas saat diwawancarai sejumlah awak media mengatakan bahwa dirinya belum mau memberikan keterangan lebih jauh terkait dengan persoalan ini, sebab pihaknya masih akan mendalami dan mengevaluasi kaitan dengan apa yang menjadi keluhan keluarga pasien.

“Sebagai pihak rumah sakit kami turut berduka cita atas meninggalnya pasien tersebut. Kami tentunya sudah berupaya maksimal dalam memberikan penanganan terbaik kepada seluruh pasien kami di rumah sakit Bumi Panua,” Jelasnya.(FN01)

 7,839 total views

Tentang Penulis: Admin

Gambar Gravatar
Kalau Bersih, Kenapa Risih !

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.