Ultimate magazine theme for WordPress.

Optimalisasi Program Rute Sirina, Layanan Di Rumah Sakit MM. Dunda Terus Ditingkatkan

Wadir Titin : Ini Adalah Inovasi Pada Pola Rujukan Dengan Sistem Silang Informasi & Komunikasi

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Gorontalo, Meningkatnya jumlah hunian dan pada Rumah Sakit MM. Dunda Limboto pun membuat proses pelayanan terus ditingkatkan. Sebagai Rumah Sakit yang sudah terakreditas paripurna ini, diperlukan berbagai inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan kepuasan publik terhadap setiap layanan yang ada. Salah satunya adalah inovasi pada Optimalisasi Sistem Pelayanan Rujukan melalui Rujukan Terintegrasi Dan Informasi Rawat Inap (RUTE SIRINA).

Seperti diketahui, Rumah Sakit MM. Dunda Limboto ini adalah Rumah Sakit Tipe B yang ditunjuk sebagai Rumah Sakit Rujukan Regional sesuai dengan Keputusan Dirjen Bina Upaya Kesehatan Nomor. HK.02.03/01/3063/2015 tentang penetapan rumah sakit rujukan Provinsi dan rujukan regional. Sehingga pada tingkat kepercayaannya,  membuat pasien di Rumah Sakit tersebut kian membludak walaupun tingkat penyakit yang ringan namun tetap memilih dirawat di Rumah sakit.

Dasar itulah, membuat Wakil Direktur Bidang Pelayanan dr. Titin AG. Padjuhi  berinovasi dengan melahirkan Sistem Pelayanan Rujukan melalui Rujukan Terintegrasi Dan Informasi Rawat Inap atau Rute Sirina yang diharapkan bisa memberikan silang informasi dan komunikasi tentang pelayanan terhadap pasien di Rumah Sakit MM. Dunda.

Ditemui diruang kerjanya, wanita yang akrab disapa dr. Titin ini menjelaskan bahwa inovasi tersebut diharapkan dapat menekan angka rujukan ke Rumah Sakit. Dimana menurut  dr. Titin salah satu yang kurang  diantisipasi adalah sitem rujukan yang seharusnya bisa dilayani di Puskesmas.

“ Ada beberapa macam jenis penyakit yang seharusnya dirawat oleh pihak Puskesmas namun bukan bermaksud untuk menolak pasien di Rumah Sakit, hanya lebih kepada bagaimana pasien tersebut bisa segera dilayani dengan cepat, tepat dan akurat berdasarkan jenis penyakit yang dihadapi. Karena pada prinsipnya kami tidak bisa menolak pasien yang ingin berobat, walaupun penyakitnya ringan.” Urai Titin.

Wadir RS. MM. DUNDA, dr. Titin AG. Padjuhi

Dirinya menambahkan bahwa dengan system informasi rawat inap atau Rute Sirina ini, proses rujukan pasien akan semakin tertata. Hal ini dimaksudkan agar supaya pihak pasien bisa dilayani secara maksimal sebelum dirujuk dari Puskesmas ke Rumah sakit melalui informasi ketersediaan jumlah tempat tidur, kesiapan dokter dan berbagai hal lainnya yang dibutuhkan.

“ Kebanyakan pasien maupun keluarga akan merasa tidak puas ketika tiba di UGD karena tiba lalu kemudian tidak mendapatkan tempat tidur, kesiapan dokter dan lain sebagainya. Sehingga yang terjadi pasien membludak sebelum dilayani. Padahal ketika mereka bisa mendapatkan informasi tentang kondisi di Rumah sakit terkait pelayanannya, maka dipastikan pelayanan akan maksimal. Contohnya jika ada penyakit yang seharusnya dilayani di situ, tentu tak harus ke Rumah Sakit. Selanjutnya jika akan dirujuk ke Rumah Sakit, maka pasien akan mendapatkan informasi ketersediaan pelayanan yang kemudian akan ditindak lanjuti oleh pihak rumah sakit dengan segera menyediakan keperluan pasien rujukan tersebut seperti kamar, tempat tidur, dokter dan pelayanan kesehatan lainnya.” Jelas dr. Titin.

Ditempat  terpisah, Bupati Kabgor Nelson Pomalingo mengatakan sitem tersebut  harus segera diterapkan. Saat ini sudah 2 (Dua) Puskesmas yang diuji coba system tersebut, oleh Nelson berharap agar segera diimplementasikan ke 21 (Dua Puluh Satu) Puskesmas se – Kabupaten Gorontalo.

“ Saya sangat mengapresiasi proyek ini dan semoga bisa terimplementasi di 21 puskesmas karen Rute sirina ini adalah sistem informasi yg berbasis aplikasi. Artinya Rumah Sakit akan menerima informasi awal saat pasien dirujuk dari PKM dan PKM juga akan bisa melihat informasi mengenai ketersediaan Tempat Tidur dan semua penunjang medik yg ada di Rumah Sakit” Terang Nelson (Adv)

726 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments