Ultimate magazine theme for WordPress.

Singgung Masalah Daerah & Mutasi, Aksi AMPB Tagih Janji Darwis Anas

Darwis Moridu : Mutasi Diboalemo, Itu Hak Preogatif Bupati

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Aliansi Masyarakat Peduli Boalemo (AMPB), menggelar aksi demo terkait 1 (Satu) Tahun Pemerintahan Damai yang dinilai gagal dan mendapatkan banyak nilai merah. Pasalnya, berbagai isu dan masalah daerah pun menjadi tuntutan dari Aliansi yang terdiri mahasiswa, abang bentor dan masyarakat umum yang berjumlah kurang lebih seratus orang ini.

Juru bicara masa aksi Mawan Pakaya kepada Faktanews mengatakan  bahwa sejak 22 Mei 2018 silam, Kepemimpinan Darwis Moridu dan Anas Jusuf yang dikenal dalam paket DAMAI ini memerintah. Dimana banyak hal yang perlu dipertanyakan dan dimintai pertanggung jawaban atas segala kebijakan yang diduga tidak sesuai aturan serta belum memenuhi kebutuhan publik. Menurut Mawan, hal ini berdampak pada daerah dan perlu dievaluasi atas kebijakan yang terkesan sembrono dengan dasar sakit hati atas tidak loyalnya sebagaian ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo.

Bupati Darwis saat menerima masa aksi

“ Kalau kemarin mereka bisa berlindung dengan dasar masih menjalankan sisa pemerintah yang lama, maka hari ini di 13 Bulan terakhir kami menuntut serta mempertanyakan dan meminta pertanggung jawaban atas segala kebijkan yang kami anggap tak memenuhi kebutuhan publik  dan terkesan tidak sesuai aturan. Ini perlu dievaluasi karena ini akan berdampak terhadap daerah kami tercinta. Apalagi alasan mutasi bahkan nonjob Eselon 2B ditenggarai hanya karena alasan sakit hati dan tidak mampu mengamankan perintahnya.” Urai Mawan.

Mawan menambahkan bahwa tuntutan AMPB terhadap Pemda Boalemo adalah mempertanyakan realisasi 14 Program gratis pasangan DAMAI dan meminta penjelasan atas mekanisme penyaluran bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran  serta regulasi penyaluran dana Corporation Social Responbility (CSR) di daerah yang berslogan Boalemo Damai Bertasbih ini.

“ Kami atas nama AMPB kembali menuntut realisasi 14 Program Gratis yang terlaksana, kemudian alasan – alasan pemberhentian beberapa pejabat tinggi pratama. Belum mutasi yang tidak beraturan karena hanya dengan alasan loyalitas kepada pimpinan, serta penyaluran bantuan yang terkesan pilih kasih dan tidak tepat sasaran juga regulasi penyaluran dana CSR di Daerah ini.” Tegas Mawan.

Sementara itu, Bupati Boalemo Darwis Moridu saat menerima masa aksi mengatakan bahwa proses mutasi  bahkan nonjob pejabat tinggi pratama yang telah berlangsung tersebut semata – mata penyegaran dan optimalisasi organisasi demi peningkatan pelayanan terhadap rakyat di Kabupaten Boaelmo. Dirinya juga membantah atas tudingan akan tendensi serta intimidasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Boalemo sejak kepemimpinannya sebagai Bupati.

“ Soal mutasi itu hak preogatif Bupati. hal ini demi kemajuan masyarakat dan kesejahteraan Daerah Boaelmo, Selesai itu saja. Dan jika ada isu yang mengaitkan bahwa mutasi tersebut karena ada kepentingan sesuatu apalagi yang menyogok demi jabatan dan lain hal, mohon maaf itu bukan gaya saya. “ Jelas Darwis didepan masa aksi. (FN02)

1,706 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments