Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten pohuwato, Satu persatu masalah dukungan terhadap salah satu wakil Gorontalo asal Kabupaten pohuwato Yuyun Lukum di ajang pencarian bakat Liga Dangdut Indonesia mulai bermunculan. Pasalnya selain persoalan seluruh Aleg DPRD Pohuwato yang diduga menggunakan uang daerah untuk mendukung Yuyun Lukum dengan mengajak seluruh keluarga dan konsituennya, kini masalah biaya pemberangkatan disalah satu travel pun meninggalkan hutang yang hingga saat ini belum dibayarkan oleh Pemerintah Daerah kabupaten Pohuwato.

Baca :

Pada postingan dimedia sosial Group Facebook Portal Gorontalo, pihak Travel yang yang menggunakan akun bernama Ulfa Lawadjo, terbaca menuntut pelanggaran komitmen yang dilakukan oleh pihak Pemda Pohuwato dalam hal ini Dinas Pariwisata yang belum membayarkan biaya perjalanan pendukung Yuyun Lukum tersebut. menurut Ulfa pihaknya sudah merasa dirugikan karena belum ada kejelasan dari pihak Dinas Pariwisata untuk membayarkan tagihan tersebut.

“ Masih ingat dengan kontes dangdut ini sepertinya sebagai masyarakat gorontalo tau dan kenal dengan kontes dangdut yang mewakilkan kab. pohuwato tapi sayangnya kontes dangdut telah usai menyisahkan duka bagi rekanan mereka untuk dinas pariwisata kab. Pohuwato yang terkait daerah anda diangkat dan punya nama baik dengan wakil dan utusan yang baik jangan biarkan dirusak oleh sikap dan perilaku kalian yang tidak bertanggung jawab sebagai rekanan kami sudah sangat membantu suksesnya acara kalian jadi jangan menunda nunda yang sdh menjadi hak kami sbg rekanan seolah olah kami dilempar kesana kemari, bagaimana menurut anda sahabat portal.” Jelas Akun Ulfa Lawadjo dipostingannya (Sabtu, 9/6).

Hal diatas tentu memantik banyak tanggapan dari member Portal gorontalo, dimana komentar – komentar yang ada turut mempertanyakan status masalah tersebut.

Baca:

https://web.facebook.com/groups/infogorontalo/permalink/10161297744915347/?comment_id=10161297979875347&notif_id=1528521392768549&notif_t=group_comment_follow&ref=notif

Ulfa Lawadjo, Ketika dihubungi Faktanews mengatakan bahwa dalam kronologinya pendukung Yuyun yang diberangkatkan tersebut telah memesan tiket pada tanggal 29 Maret 2018 dengan janji akan diselesaikan tanggal 6 April 2018. Menurut Ulfa total tagihan tersebut sebanyak Rp. 28 Juta yang dibayarkan secara diangsur dengan sisa tagihan sebesar Rp. 9.631.400,-. Menurut Ulfa pelanggaran komitmen itu sebenarnya sudah dibicarakan dan diupayakan secara kekeluargaan, namun hingga kini pihaknya terus mendapatkan harapan atas wan prestasi tersebut.

“ Tanggal 29 Maret mereka booking tiket untuk 12 Orang dengan janji akan dibayarkan tanggal 6 April 2018. Total tagihannya sebesar Rp. 28 Juta dan secara berangsur sudah dibayarkan, saat ini sisa tagihan masih Rp.9.631.400-, Sampai kemarin saya komunikasi terus sama pak kabid pemuda karena beliau juga ikut dalam pemberangkatan itu, bahkan pak sekda sudah instruksilkan untuk di lunasi oleh Dinas Pariwisata. Kemarin sudah diadakan pertemuan saya, kabid pemuda dan kabid pariwisata bersama ibu lia yang pesan tiket tersebut dan sudah disepakati bahwa menunggu anggaran meraka yang katanya akan cair paling lambat kemarin.” beber Ulfa.

Ulfa menambahkan bahwa dirinya dibuat bingung oleh Kabid Pemuda Dispora Pohuwato Syahrudin Saleh, dimana menurut Syahrudin dalam komunikasinya menjanjikan bahwa dana tersebut akan dicek di BPKAD pencairannya. Setelah  beberapa saat kemudian menurut Syahrudin dana tersebut telah masuk direkening Kabid pariwisata, namun kata Ulfa ketika dirinya menghubungi pihak – pihak terkait susah dihubungi dan tidak berada ditempat.

“Kemarin saya menelpon pak kabid pemuda katanya saya cek dikeuangan kalau sudah cair, setelah sore saya telpon katanya uang sudah masuk ke kabid pariwisata rek mereka dan akhirnya mereka susah dihubungi dan tidak ada di tempat. Bahkan sampai malam saya mencoba menelpon kabid pemuda tapi sudah tidak diangkat. Saya sudah hubungi pihak dinas, Pak Sekda bahkan pak Bupati langsung dan mereka berjanji akan di bayar dengan kegiatan tapi kemarin finalnya malah mau lari dan tdk mau tanggung jawab.” Ungkap Ulfa.

Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten pohuwato Arfan Tangoi, ketika diklarifikasi Faktanews via selullernya membantah bahwa hal tersebut menjadi tanggung jawab Instansinya. Menurut Arfan ini adalah urusan secara person staf Dinas yang secara administrasinya belum dibayarkan, kata Arfan ini pyur urusan dari stafnya yang dipercaya untuk mengkordinir pendukung yang ingin melihat secara langsung penampilan Yuyun Lukum di Studio salah satu TV swasta nasional itu.

“ Ini bukan tanggung jawab Dinas, ini diurus oleh staf saya dinas yang dipercaya mereka untuk mengkordinir mereka waktu ke studio Indosiar kemarin. Memang masih ada sisa administrasinya, namun ini sifatnya person dan itupun sementara ditagih kepada orang – orang yang berangkat itu. Jadi ini murni bukan tanggung jawab dinas karena pemberangkatan tersebut menggunakan uang pribadi pendukung yang berangkat itu, hanya masih dihutang dulu di travel.” Jelas Arfan. (FN 02)

3,567 kali dilihat, 13 kali dilihat hari ini