Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Janji Bupati Boalemo H. Darwis Moridu di awal Pemerintahannya, saat mengunjungi Sekretariat Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPMI) Boalemo di Kota Palu Sulawesi Tengah, ternyata hanya isapan jempol belaka. Pasalnya, hingga kini sekretariat yang dinilai sudah tidak layak untuk ditempati ini belum juga diperbaiki oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo.

Ketua Umum HPMIB Palu Ramly Syawal, kepada Faktanews mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pemerintah Daerah utamanya kepada Bupati Darwis Moridu. Syawal mengatakan dihadapan mahasiswa dan masyarakat asal Kabupaten Boalemo, Bupati Darwis telah menjanjikan akan merenovasi bangunan asrama pada Tahun Anggaran 2018. Hal ini menurut Syawal dikatakan pada saat kunjungan Aset Daerah yang dirangkaikan dengan kegiatan Silaturahim Pemerintah Daerah Boalemo dan masyarakat Boalemo yang ada dikota Palu.

“ Karena ini (Sekretariat,Red) adalah aset daerah, dan dengan  melihat kondisi yang sangat memperihatinkan maka sudah seharusnya mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah. Bupati Darwis berjanji akan merenovasi bangunan asrama pada anggaran 2018 ini, namun hingga sekarang tidak pernah ditepati. Bahkan saya mendengar anggaran yang seharusnya diperuntukan pada rehab bangunan secretariat kami, telah digeser oleh Pemda.” Jelas Syawal.

Syawal menambahkan bahwa pada saat itu Bupati darwis berjanji dihadapan masyarakat dan disaksikan oleh pimpinan SKPD serta hampir seluruh Anggota DPRD Kabupaten Boalemo. Olehnya Syawal merasa heran, kenapa hingga saat ini janji tersebut belum terealisasikan.

Bupati Boalemo Saat Memberikan Sambutan Di Sekretariat HPMIB Palu Pasca Dilantik Tahun 2017 Silam Dihadapan Aleg DPRD, Mahasiswa dan Masyarakat

“ Saat itu Bupati berjanji dihadapan masyarakat, mahasiswa, pimpinan SKPD dan beberapa Anggota DPRD Boalemo yakni pak Eka Putra Noho, Muslimin Haruna, Harijanto Mamangkey, Hardi Mopangga, Abdilah Alhasni dan Iwan Woluwo. Dengan dasar itu, Kamipun telah menyurati serta menyodorkan proposal ke lembaga terkait dengan tembusan – tembusan ke Bupati dan DPRD Kabupaten Boalemo. Perkembangannya yang kami dengar dari pak Abdilah Alhasni bahwa anggaran tersebut telah disetujui dengan jumlah sebesar Rp. 250 Juta. Namun yang membuat kami heran, anggaran tersebut telah digeser untuk pembangunan Rudis Camat paguyaman, kalau sudah seperti ini apa yang dijanjikan oleh Bupati itu semuanya bohong alias tidak benar ”. Ungkap Syawal.

Anggota DPRD Kabupaten Boalemo, Abdilah Alhasni ketika diklarifikasi Faktanews mengatakan bahwa sebelumnya dari hasil kunjungan silaturahim yang dilaksanakan disekretariat HPMIB Palu, Bupati Boalemo saat itu telah mengutus tim teknis untuk menghitung akumulasi anggaran untuk rehab tahap awal renovasi bangunan tersebut. Hal ini menurut Abdilah telah disetujui oleh DPRD dan disahkan pada APBD Induk Daerah, namun pada perkembangannya anggaran tersebut telah dipindahkan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Boalemo saat itu.

“ Setelah dari kunjungan silaturahim di Sekretariat HPMIB Palu itu, Bupati Darwis telah mengutus tim tekhnis unutk menghitung keseluruhan biaya dari renovasi bangunan tersebut. bahkan anggarannya telah kami setujui dan telah disahkan pada APBD induk Daerah sebesar Rp. 250 Juta, akan tetapi oleh oknum kadis yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Perkim telah mengubah dan memindahkan anggaran tersebut kepada pekerjaan rehab bangunan kantor camat Paguyaman sebesar Rp. 200 Juta dan Biaya Perdis Rp. 50 Juta.” Jelas Abdilah.

Disinggung soal aspirasi yang masih menjadi harapan mahasiswa HPMIB, Abdilah menegaskan bahwa Renovasi Bangunan tersebut harus menjadi skala prioritas. Sehingga masih kata Abdilah, pihaknya akan berkordinasi dengan pihak Eksekutif untuk memperjuangkannya pada APBD-P nanti.

“ mereka adalah tanggung jawab kami, olehnya kami akan berkordinasi untuk selanjutnya mendorong Pemda Boalemo agar memasukan anggaran tersebut pada APBD-P nanti. “ Tutup Abdilah.

Kabag humas Pemda Boalemo Fatlina Podungge ketika dihubungi Faktanews Via Selullernya mengatakan bahwa pihaknya telah mengkordinasikan dengan pihak yang terkait dalam hal ini Kepala Dinas Perkim yang menyusun anggarannya ditahun 2017 silam. Namun menurut Fatlina yang bersangkutan membantah atas informasi yang beredar tersebut.

“ Saya sudah konfirmasi ke Kepala Dinas Perkim yang sekarang bahwa ketika di cek kembali terkait anggaran untuk renovasi sekretariat HPMIB Palu itu tidak ada anggarannya di Tahun 2018, Ketika saya menghubungi penyusun anggaran diinstansi tersebut pada tahun 2017 dalam hal ini Kadis sebelumnya, katanya tidak seperti itu informasinya, yang jelas seperti diungkapkan bahwa memang tidak ada anggarannya di Tahun 2018.” Tutup Fatlina. (FN02)

3,546 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini