Ultimate magazine theme for WordPress.

Dukungan Terhadap Akun FB Ti Kama Kian Bertambah, Bupati Darwis Disebut “ Si Arogan Yang Cengeng”

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Akun Facebook atas nama TI KAMA yang telah dilaporkan ke Pihak yang berwajib dalam hal ini Pihak Kepolisian Resort Boalemo akhirnya mendapat banyak perhatian dari berbagai pihak. Pasalnya, niat Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo  dalam hal ini Bupati boalemo H. Darwis Moridu dan Kuasa Hukumnya untuk melaporkan kritikan melalui media sosial terkait penurunan sepihak  baliho Ucapan Ramadhan dan Idul Fitri milik Aleg Deprov Andriana machmoed pun akhirnya berbuntut panjang.

Dari berbagai status Facebook yang berhasil dihimpun oleh tim Siber Faktanews.com, mengungkapkan banyaknya dukungan dengan hastag  #SaveTiKAMA pun mulai bermunculan. Hal ini didasari solidaritas dengan rasa kebersamaan atas penilaian terhadap sikap Bupati Boalemo H. Darwis Moridu yang dinilai anti dengan segala kritikan rakyat dan terkesan represinitas akan segala gerakan yang bertolak belakang dengan Kebijakan dan keputusan Pemerintah.

 

Mawan Pakaya, Pemilik Akun TI KAMA ketika diklarifikasi Faktanews Via WhatsApp nya pasca dilaporkan Bupati Boalemo Darwis Moridu, mengatakan bahwa dirinya juga mempunyai hak hukum yang sama ketika berbicara tentang persoalan hukum.  Dirinya sangat menyesalkan ketika ungkapan pada media sosial Facebook dianggap sebagai pelanggaran ujaran kebencian, padahal hal tersebut adalah bentuk perhatiannya kepada daerah yang dewasa ini dinilai stagnan atau tidak berkembang sebagaimana mestinya.

“ Jangan sampai dengan melihat kondisi terkini apalagi berbicara persoalan hukum yang dikaitkan, saya kira saya mempunyai hak hukum yang sama. Namun yang saya sesalkan adalah kritikan yang saya tulis di medsos Facebook beberapa waktu lalu itu dianggap ujaran kebencian atau melanggar UU ITE. Jangan sampai akan ada indikasi bahwa Pemerintahan saat ini identik dengan Otoriter bahkan cenderung arogan dalam mengambil sikap terkait kebijakan . walaupun sebenarnya yang namanya kebijakan seperti kita ketahui bersama harus sesuai dengan prosedur bukan sesuai dengan kemauan dan anti kritik. Kalau seperti ini Bupati darwis bisa juga disebut sebagai Pemimpin yang arogan namun cengeng, karena sangat anti kritikan bahkan dulu ketika kami melakukan aksi saat memprotes ketidakjelasan 14 program” Ungkap Mawan.

Mawan pun mengharapkan bahwa Bupati Boalemo saat ini bukanlah Bupati Boneka. Menurutnya dewasa ini Pemimpin Ketiga didaerah ketiga Gorontalo ini tidak mudah disetir untuk diarahkan kejalan yang salah, oleh orang – orang sekitarnya yang kemudian menjerumuskan ke jalan yang salah pula.

“ saya sangat berharap janganlah seperti boneka yang mudah diarahkan oleh orang – orang sekitarnya , karena ketika hal ini yang terjadi maka dampaknya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Boalemo.” Harap Mawan.

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Boalemo – Pohuwato, Ulul Azmi Kadji ketika dimintai tanggapannya mengatakan bahwa dengan melihat kondisi saat ini tentu tidak diinginkan oleh seluruh masyarakat Boalemo. Menurut Ulul jalan terbaik yang harus diambil adalah mempertemukan kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah bukan malah saring serang status dimedia.

“ Sebaiknya kedua belah pihak menahan diri, ini adalah ujian dibulan suci Ramadhan. Saya yakin jikalau keduanya dipertemukan dalam hal ini Bupati dan teman – teman dari Gerindra, Insya Allah suasananya akan cair. Apalagi saat ini berada pada momen bulan yang penuh kemuliaan. Jangan saling serang status di medsos, ini tidak baik bahkan tidak dapat menyelesaikan masalah yang ada justru malah memperumit keadaan yang tidak dinginkan oleh seluruh rakyat Kabupaten Boalemo. “ Tutup Ulul. (FN02)

4,879 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments