Ultimate magazine theme for WordPress.

Tuasikal Lantik Kepala Pemerintah Negeri

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Maluku Tengah, Bupati Maluku Tengah (Malteng) Tuasikal Abua,SH., Melantik dan mengambil sumpa kepala pemerintah neger, masing-masing Kepala Pemerintah Negeri Administratif Lonthoir Mudjid, Administratif Pulau Rhun Salihi Surahi Kecamatan Banda dan Sahune Patoke Negeri Administratif Noa Nea, La Hadi Yakalomo Negeri Administratif Banda Baru Kecamatan Amahai. Sabtu, (12/5), dipusatkan di ruang tunggu Kantor Bupati Malteng jalan Geser Masohi.

Turut hadir dalam proses pelantikan pimpinan organisasi pemerintaah daerah (OPD), Camat Banda, Camat Amahai serta saniri negeri dari masing-masing negeri tersebut.

“Meskipun pelantikan ini dilakukan di Masohi, saya yakin kita semua termasuk segenap masyarakat baik yang ada di Negeri Lonthoir, Pulau Rhun, Nua Nea dan Banda Baru juga turut merasakan kebahagiaan. Karena mulai hari ini, telah kembali memiliki Kepala Pemerintahan yang defenitif, sehingga diharapkan seluruh masyarakat siap lahir bathin dalam mendukung pemimpinya  dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai Kepala Pemerintah Negeri untuk masa bhakti enam tahun mendatang.” Demikian disampaikan Bupati Malteng Tuasikal Abua,SH., dalam sambutanya.

Agar kepemimpinan Kepala Pemerintah Negeri, dapat berlangsung efektif dan dapat menjalankan tugas serta kewajibannya sesuai visi, misi, tujuan, dan harapan masyarakat, maka perlu saya titipkan beberapa harapan untuk diperhatikan dan dilaksanakan yakni. Selaku Kepala Pemerintah Negeri harus menyadari bahwa tugas dan tanggung jawab yang diemban, merupakan amanah suci yang nantinya harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, Negeri,Pemerintah Daerah, dan terutama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Olehnya itu, amanah yang mulai diemban hari ini kiranya dapat dilaksanakan sesuai sumpah jabatan yang baru saja saudara-saudara ucapkan. Dengan demikian, saudarasaudara harus mampu menempatkan diri sebagai pemimpin yang selalu menjadi panutan masyarakat serta harus bersikap adil, arif, dan bijaksana, agar seluruh tugas dan tanggung jawab dapat dilaksanakan secara bersama karena dilandaskan pada kesadaran, saling menghormati, dan menyayangi di antara sesama orang basudara,” ingat Tuasikal.

Dikatakannya, sebagai pemimpin itu harus mampu merangkul, peduli dan mengayomi semua kepentingan masyarakat dengan baik. Dengan demikian, maka saya yakin segenap masyarakat akan sadar, berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam membangun negeri ke arah yang lebih maju, mandiri,demokratis,adil, makmur, dan sejahtera.

“Kepala Pemerintah Negeri, BPN, maupun lembaga kemasyarakatan harus selalu saling berkoordinasi, bekerja sama,dan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan sampai pada pelaksanaan pembangunan di negeri. Melalui mekanisme kerja seperti itu, pasti penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan di Negeri dapat terlaksana dengan lebih optimal,transparan, efektif, efisien dan partisipatif. Karena secara teknis, tugas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan terbagi habis pada masyarakat dan seluruh komponen yang ada di negeri ini,” harapnya. (Ruslan)

1,304 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments