Ultimate magazine theme for WordPress.

Dinas PPKB Malteng Gelar Rakerda PKKBPK

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Maluku tengah, Dalam rangka menyatukan presepsi program kependudukan, Dinas Pegendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) melaksanakan kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Kependudukan Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga (PKKBPK).

Kegiatan dipusatkan di Aula Hotel Lelemuku Masohi Sabtu, ( 28/4/18), dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Malteng Drs. Wem Istia mewakili Bupati Malteng Tuasikal Abua,SH. Hadir sebagai pemateri masing-masing Edy Kastanya Kabid Keluarga Sejahtrea Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Ny. Lela Salampessy mewakili Kepala BALITBANGDA Malteng, dr. Jeny Adijaya Kadis Kesehatan Malteng dan Ahmad Namakule Kadis Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Negeri, Perlindungan Perempuan dan Anak Malteng.
Sementara itu peserta sebanyak 80 orang yang berasal dari pimpinan puskesmas Se-Malteng, Camat Se-Malteng, Organisasi IDI Malteng dan Kepala UPT DPPKB Se-Malteng.

Bupati Malteng Tuasikal Abua SH dalam sambutannya mengatakan bahwa, kegiatan ini sangat penting dan juga sangat diperlukan untuk memadukan persepsi serta membangun komitmen bersama dan dukungan yang maksimal dari para stakeholder dan mitra kerja dalam membangun Kampung KB menjadi kampung yang berkualitas.

“Untuk kepentingan itu, tentu saja rapat kerja ini harus dimanfaatkan oleh seluruh peserta rapat untuk merefleksikan dengan cerdas seluruh program yang telah dilaksanakan dan mampu menghasilkan kebijakan rencana kerja, dan komitmen untuk mengoptimalkan program dan kegiatan Iintas sektor di tiap Negeri yang telah dicanangkan sebagai Kampung KB sesuai dengan Rencana Kerja dan RPJMD Kabupaten Maluku Tengah 2017-2022, ” tegas Tuasikal dalam sambutannya yang dibacakan Asisten 1 Sekda Malteng Drs. Wem Istia.

Sebagaimana diketahui bersama bahwa pembangunan di bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana pada hakekatnya merupakan bagian integral dan terpenting dari pembangunan nasional. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas keluarga agar terwujud manusia Indonesia yang mandiri dan berdaya secara ekonomi, sosial, budaya, emosional, dan mental.

“Pentingnya pembangunan keluarga berencana antara lain didasarkan pada kenyataan bahwa kualitas generasi bangsa di masa mendatang ditentukan oleh kualitas keluarganya saat ini. Karena keluarga merupakan institusi pertama dan utama penentu pembangunan sumber daya manusia,” ingatnya.

Dengan demikian, membangun keluarga yang berkualitas merupakan rangkaian upaya pembangunan baik yang dilaksanakan oleh pemerintah, swasta maupun masyarakat. Keluarga yang berkualitas adalah keluarga yang maju, mandiri, sejahtera, hidup selaras, serasi, serta seimbang dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

“Demi pencapaian tujuan pembangunan kependudukan dan keluarga berencana tersebut, maka Rakerda yang diselenggarakan saat ini perlu mengevaluasi secara komprehensif pelaksanaan program kerja yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya terutama terkait dengan pencanangan Kampung KB yang telah dilakukan pada seluruh Kecamatan di tahun 2017 yang lalu. Ini perlu saya tegaskan mengingat jangan sampai kita hanya berpikir dan bertindak sektoral mengutamakan program dan kegiatan pada unit kerjanya sendiri tanpa melakukan inovasi sehingga program dan kegiatan yang seharusnya memiliki keterkaitan dengan unit kerja lainnya apalagi untuk kepentingan efesiensi dan efektifltas kita abaikan,” ujarnya. (Ruslan)

 

781 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments