Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Gorontalo, Terkait  dengan dugaan pemukulan istri Bupati Kabupaten Gorontalo DR. Forry Naway,M.Pd terhadap perempuan bernama Ha. Ifana Abdulrahman pada Selasa (17/4) diruang kerja Bupati pun masih menjadi polemic. Pasalnya, Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Daerah (GMMPD) Kabupaten Gorontalo, kembali melaksanakan aksi demo untuk meminta klarifikasi dan penjelasan dari  Bupati Gorontalo Profesor Nelson Pomalingo, Senin (30/4).

“Namun sayang Bupati Nelson kembali tidak berada ditempat. Menurut informasi sudah kejakarta lagi. Ini ada apa, kenapa untuk kedua kalinya Bupati Nelson tidak berani menghadapi rakyatnya yang sangat peduli terhadap perkembangan daerah ini.” Terang Rahmat Mamonto, Kordinator masa aksi.

Taufik Buhungo, dalam orasinya mengatakan bahwa kejadian yang menimpa Kabupaten Gorontalo  ini menjadi landasan atas kinerja Bupati yang tidak mampu menyelesaikannya. Bahkan dirinya melihat bahwa ini sangat meresahkan daerah ini dan diseriusi oleh seluruh komponen baik masyarakat, lembaga adat dan DPRD kabupaten Gorontalo.

“ Belajar dari beberapa kejadian yang menimpa Kabupaten Gorontalo yang tidak mampu diselesaikan oleh Bupati, tentu sangat meresahkan masyarakat. Hal ini bisa dilihat dari kinerja bupati yang terlalu banyak keluar daerah yang kami anggap tidak terlalu penting jika sifatnya seremonial saja. Olehnya kami meminta kepada seluruh komponen yang peduli terhadap daerah ini baik masyarakat, lembaga adat dan DPRD untuk menindaklanjuti apa yang sebnarnya dikerjakan oleh Bupati.” Urai Taufik.

Bahkan Taufik menambahkan bahwa, tindak lanjut dari rangkaian kejadian yang ada adalah menyatakan mosi tidak percaya lagi kepada Bupati Nelson atas kinerja sebagai khalifah.

“ Selain banyaknya masalah yang ada, kejadian dugaan pemukulan yang dilakukan oleh istri Bupati ini menjadi bukti bahwa untuk memimpin keluarganya saja Bupati nelson tidak mampu, apalagi kami yang notabene adalah rakyatnya. Oleh karena itu kami atas nama masyarakat dan mahasiswa, hari ini menyatakan mosi tidak percaya dan memecat Nelson Pomalingo dari jabatannya sebagai Bupati. Dan perlu saya tegaskan lagi bahwa pernyataan keluarga Bupati termasuk Istri Bupati yang memberikan keterangan pada salah satu media bahwa Ifana Abdulrahman yang katanya adalah keluarganya itu bohong besar, kami punya bukti ril siapa si Ifana ini. Nah untuk itu Bupati Nelson dan Istrinya telah melakukan pembohongan public dan lagi lagi kasihan masyarakat yang terus dibohongi oleh Pemimpin seperti ini.“ Tukas Taufik.

Kabag humas Pemda Kabupaten Gorontalo, Rahmat ketika dimintai informasi terkait keberangkatan Bupati Nelson keluar daerah mengatakan bahwa agenda Bupati Nelson kejakarta dalam rangka menghadiri Musrembang Nasional  di Jakarta yang dihadiri oleh seluruh Gubernur dan Walikota/ Bupati se Indonesia.

“ Agenda Pak Bupati adalah memenuhi undangan untuk menghadiri kegiatan Musrembangnas yang dibuka langsung oleh Bapak Presiden Ri dan dihadiri oleh seluruh Gubernur dan Walikota/Bupati se Indonesia. “ Ungkap Rahmat seperti dikutip dari WhatsApp nya.

Dalam Pantauan Fakta News, Aksi Damai GMMPD yang  berjumlah 300 orang ini masih tetap menginginkan klarifikasi serta meminta penjelasan terkait hal hal yang meresahkan masyarakat dan melanggar norma adat yang ada. Seperti diketahui, Aksi masa ini dimulai dari Kantor Bupati yang kemudian dilanjutkan di Kantor Lembaga Adat dan Polda Gorontalo serta DPRD Kabupaten Gorontalo. (FN02)

3,192 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini