Ultimate magazine theme for WordPress.

Didesak, Akhirnya Bupati Darwis Minta Maaf

Terkait Polemik Polisi Urus Proyek

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Polemik isi Sambutan Bupati Kabupaten  Boalemo Provinsi Gorontalo H. Darwis Moridu yang menyebutkan Polisi sering urus proyek di Pemerintah Daerah pun banyak menuai protes. Pasalnya hal tersebut dinilai menyinggung Institusi Tribrata.

Baca :http://faktanews.com/2018/03/26/sebut-polisi-urus-proyek-bupati-boalemo-dinilai-singgung-institusi-kepolisian/

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gempur Provinsi Gorontalo Rahmat Himran kepada Fakta News mengungkapkan kekecewaannya terhadap statement yang dikeluarkan oleh Seorang Bupati. Dimana statement yang dikatakan dapat memicu konflik ini, terus dipertanyakan oleh masyarakat terkait perkembangannya.

” Jujur saya sebagai bahagian dari masyarakat, sangat menyayangkan isi sambutan dari seorang Bupati tersebut. Hal ini tentu dapat memicu konflik antara institusi kepolisian dengan pemerintah karena tidak menyebutkan oknum namun yang bersangkutan menyebut kan kata Polisi yang secara kharfiahnya mempunyai arti secra luas yakni institusi. ” Jelas Rahmat.

Rahmat menambahkan bahwa hingga saat ini dirinya masih menerima keluhan dari masyarakat yang mempertanyakan kelanjutan dari masalah tersebut. Olehnya Rahmat pun meminta kepada Bupati agar segera meminta maaf kepada Institusi Kepolisian dalam hal ini kepada Kapolres Boalemo.

” saya meminta pak Bupati Boalemo agar segera meminta maaf kepada institusi Kepolisian dalam hal ini Kepada Kapolres Boalemo. Karena hingga saat ini bayak masyarakat masih mempertanyakan kelanjutan dari masalah ini, janga sampai masyarakat dibuat bingung dan  berspekulasi atas isu isu yang beredar. ” Harap Rahmat.

Bupati Boalemo H. Darwis Moridu ketika diklarifikasi Fakta News melalui selulernya mengatakan bahwa dirinya tidak bermaksud  menyinggung institusi Kepolisian pada sambutan beberapa waktu lalu. Dimana menurut Darwis pada sambutannya tersebut hanya menegaskan kepada seluruh pejabat dan ASN untuk fokus pada program Pemerintah Daerah dan tidak bisa main mata dengan pihak pihak yang mencoba untuk mengintervensi kinerja Pemerintahan.

” Jujur saya tidak bermaksud menyinggung pihak Kepolisian secara keseluruhan. Pada sambutan itu saya hanya menegaskan kepada para pejabat dan ASN untuk tetap fokus pada program pemerintah daerah, dan untuk itu saya meminta kepada semuanya untuk jangan mau terintervensi dalam hal pekerjaan. ” jelas Darwis.

Darwis menambahkan bahwa terkait permasalahan itu, dirinya atas nama pribadi dan mewakili Pemerintah daerah memohonkan maaf kepada berbagai pihak yang merasa tersinggung atas isi sambutannya tersebut termasuk pihak Kepolisian Boalemo.

” Untuk itu saya meminta maaf kepada semua pihak pihak yang merasa sambutan saya yang dinilai menyinggung, khususnya kepada Polres Boalemo. Dan saya telah meminta maaf secara langsung kepada Kapolres akan hal tersebut. ” Bilang Darwis.

Kapolres Boalemo AKBP. Dwi Yanto Nugroho, SIK ketika diklarifikasi Fakta News membenarkan bahwa dirinya telah menerima permohonan maaf Bupati Darwis beberapa waktu lalu. Sehingga menurutnya sudah tidak ada lagi yang perlu dipermasalahkan dan mengajak kepada seluruh element untuk bahu membahu kembali membangun daerah secara bergotong royong.

” Alhamdulillah hal tersebut adalah benar. Beberapa waktu lalu pak Bupati telah mengklarifikasi atas pernyataannya tersebut. Sehingga menurut saya sudah tdak ada lagi yang perlu dibahas karena semua sudah clear. Pak Bupati juga sudah menjelaskan bahwa hal itu tidak bermaksud untuk menyinggung, hanya lebih kepada penegasan kepada seluruh pejabat dan ASN dilingkungan Pemda Boalemo. ” Tegas Dwi yanto Nugroho. (FN 02)

3,254 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Facebook Comments