Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Maluku Tengah, Kementrian Pertahanan (Kemenhan)  Republik Indonesia (RI), bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan Komando Daerah Miliyer (Kodim)  5102 Binaya Masohi,  menggelar Seminar Sistem Pertahanan Semesta. Kegiatan dipusatkan di Gedung Mae Oku Masohi Rabu, (28/3/18). Hadir sebagai memateri masing-masing.

Dipandu oleh moderator Dr.  Nendisa, SH. MH,  sementara peserta dari perwakilan OKP,  Ormas,  Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Mahasiswa, dibuka oleh Asisten Dua Bidang Ekonomi dan Pembanginan Sekda Malteng Bahrun Kalauw, SH,  mewakili Bupati Malteng Tuasikal Abua, SH.

Dalam sambutannya Bupati Malteng mengatakan bahwa, secara geografis letak negara kita sangat strategis karena berada di antara dua benua dan dua samudera yang terdiri dari hamparan putau-pulau dari Sabang sampai Merauke, dari Maroke sampai Rots serta masing-masing pulau memiliki ciri khas tersendiri dengan kekayaan alam, adat istiadat. budaya, serta kearifan lokal sebagai identitas masyarakat yang mendiami pulau-pulau tersebut.

“Perkembangan global semakin dinamis yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi yang semakin canggih dan modern, sehingga arus informasi yang bersifat positif dan negatif mengalir dengan cepat dan tentu saja turut mempengaruhi dinamika kehidupan bemasyarakat, berbangsa dan bemegara,” terangnya.

Dikatakannya, Provinsi Maluku khususnya di Kabupaten Maluku Tengah yang memiiiki letak geografis yang strategis karena berada di jaiur tintas intemasional tiga alur laut kepuiauan Indonesia. Dengan posisi tersebut,  Provinsi Maluku mempunyai posisi yang strategis di bidang ekonomi, perdagangan. investasi dan pertahanan.

“Dua potensi utama yakni sumber daya ekonomi dan investasi, dapat dioptimalkan untuk mensejahterahkan masyarakat dan potensi lainnya adalah dapat menimbulkan ancaman-ancaman baik yang bersifat miiiter maupun non militer yang sekaligus merupakan tantangan besar bagi kita semua untuk menjaga dan mengantisipasinya,” ujarnya…

Sejalan dengan itu lanjut Tuasikal,  bila kita refleksi lebih spesitik tentang perkembangan aspek pertahanan dan keamanan negara baik pada konteks nasional maupun konteks lokal di daerah-daerah yang ditandai dengan banyaknya isu-isu atau masatah keamanan yang aktual dewasa ini. Tentu saja memerlukan peran dan dukungan kita semua untuk mangantisipasi dan menangani tiap masalah tersebut secara bersarna dan komprehensif.

Pewarta : Yuslan Idris

1,066 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini