Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Kepolisian Resort Pohuwato dibawah kepemimpinan AKBP. Dafcoriza,SIK,M.Sc sebagai Kapolres pun mulai berbenah. Selain tugas utama jajaran Kepolisian untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, AKBP. Dafcoriza mulai membangkitkan semangat kebersamaan dan kedamaian melalui program unggulannya yakni menjadikan Anggota Polri yang religious dan membangun masyarakat yang cinta penuh perdamaian. Menurut AKBP. Dafcoriza, Hal ini bertujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Sang Pencipta.

Disamping dapat mempererat hubungan antar sesama, Hubungan dengan Illahi robbi pun dapat dilakukan secara sekaligus yang kemudian diharapkan dapat menjadi tempat penempaan mental dan akhlak kepada seluruh Anggota Kepolisian Republik Indonesia khususnya di Polres Pohuwato. Religious Police Peace full Building Society atau RPPBS, adalah gabungan beberapa kata yang diharapkan dapat menjadi fondasi perantara kemitraan yang positif anggota Polri dan masyarakat. Polisi yang religious tentu sangat diharapkan berada ditengah kehidupan para anggota.

Oleh AKBP. Dafcoriza pun mengatakan bahwa mereka (Anggota,red) diberikan kesempatan untuk kembali mengingat Tuhan tanpa dipaksakan. “ Karena ini urusannya pribadi, maka saya pun mengingatkan agar supaya selalu taat kepada Tuhan yang maha kuasa. Anggota yang beragama Islam, saya suruh kemesjid, yang beragama Kristen saya suruh ke Gereja dan begitupun anggota yang beragama lain. Intinya saya hanya menginginkan rutinitas kehidupan Anggota saya untuk selalu mengingat Tuhannya. “ Terang Dafco, begitu nama panggilan kesehariannya. RPPBS pun mempunyai arti yang mengajak kepada seluruh masyarakat agar mencintai kedamaian.

Dimana salah satu strategi dari program unggulan ini adalah mengajak masyarakat untuk untuk selalu bersama, bahu membahu, gotong royong dan mengedepankan prinsip tenggang rasa yang dibalut dalam kedamaian yang harmonis. Menyinggung kata harmonis, kerukunan masyarakat pun tergantung pada keseimbangan social dalam segala hal. Dimana situasi bebas konflik tanpa pertikaian pun menjadi patokan utama dalam menciptakan kondisi yang benar – benar tentram.

“ Tak dapat dipungkiri bahwa sepanjang sejarah kehidupan manusia, pertikaian pasti sulit terhindarkan. Kerukunan juga akan sulit diciptakan jika manusia – manusianya belum menyadari bahwa musuh yang sesungguhnya adalah diri sendiri. Namun disisi lain kitapun menyadari bahwa Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang sempurna dan istimewa, dengan karunia yang diberikan tentu manusia menyadari akan posisi yang diberikan Allah SWT. “ Terang Dafco.

Terakhir AKBP. Dafcoriza mengingatkan bahwa kehidupan yang berhamonis dapat diambil contoh dari alam yang notabene menjadi contoh nyata dikehidupan kita. “ bahkan alam semesta beserta isinya diciptakan Yang Maha Kuasa demikian harmonisnya, akan sangat indah jika kita melakoninya dengan penuh kedamaian yang berlandaskan agama sesuai apa yang telah menjadi skenarioNya.” Tutup Dafco.(adv)

1,395 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini