Faktanews.com (Hukum) – Kabupaten Boalemo, Barulah sebulan beroperasi, Alfamart mendapatkan sorotan dari salah satu masyarakat Desa Hungayonaa Kecamatan Tilamuta, pasalnya label harga barang yang dibeli tidaklah sesuai dengan harga yang tercantum dalam struk pembelian.

Agustin Omintodu kepada Fakta News mengatakan bahwa pada saat dirinya berbelanja di Alfamart yang terletak di Desa Hungayonaa merasa heran dengan adanya perbedaan label harga yang tertera pada rak pajangan barang yang dibelinya, sehingga dirinya merasa kecewa dan keberatan atas adanya pembohongan harga.

“ Saat itu saya berbelanja di Alfamart yang ada di Desa Hungayonaa, akan tetapi saya merasa kecewa besar karena label harga yang sudah terpampang ataupun yang sudah tertulis ini ternyata tidak sesuai dengan harga ketika saya membayar di kasir, padahal alfamart yang baru ini seharusnya menarik pelanggan nih malah mengecewakan, dan ini sama saja dengan pembohongan harga.” Jelas Agustin

Ketika Fakta News mewawancarai salah satu karyawan Alfamart, Despa mengatakan bahwa terkadang harga barang yang dijual sering berubah-ubah dikarenakan masih menggunakan harga manual.

” Harga memang begitu, karena dalam 1 hari kadang berubah-ubah karena kami disini hanya menjalankan sistem yang dari kota, dan kami disini hanya memakai sistem manual belum otomatis, jadi ketika ada perubahan harga kami belum sempat mencetak/print daftar harga makanya masih pakai yang lama” jelas Despan seraya menambahkan pihaknya pun memohonkan maaf kepada semua masyarakat Boalemo untuk kesalapahaman yang telah terjadi.

” Mohon maaf sekali atas kejadian ini, sebenarnya ini pun kesalahan kami, dengan adanya kesalahan ini kami akan memberikan kesempatan kepada konsumen untuk mengkomplain bila ada harga yang tidak sesuai, mereka bisa bayar dengan harga yang sudah tertulis ini mereka pun bisa membatalkan transaksi pembelian kalau memang mereka tidak setuju dengan harga yang tidak sesuai.” Tutup Despa (TR-09)

 

Editor : Johan Chornelis R.

2,289 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini