Ultimate magazine theme for WordPress.

Garda Pemuda Nasdem Tersinggung, AMPG Pohuwato Disebut Telah Memfitnah

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Bocornya percakapan digroup WhatsApp internal Partai Golongan Karya ( Golkar) yang melibatkan Ketua AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar) Tahir Yusuf yang menyebut Partai Nasonal Demokrat (NasDem) atas pengalihan isu ditangkapnya mantan Ketua Nasdem Pohuwato MY alias Mik.

Disorot Ketua DPD Garda Nasdem Pohuwato Abd. Hamid Toliu. Pasalnya, kalimat yang dituturkan ketua AMPG Tahir Yusuf dinilai berlebihan dan menyinggung Partai Nasdem khususnya DPD Partai Nasdem Kabupaten Pohuwato. Kepada Fakta News, Abd. Hamid Toliu menjelaskan bahwa pihaknya tidak ada urusan dengan isu yang berkembangan si bumi panua belakangan ini.

Dirinyapun merasa keheranan atau tanggapan dari Partai Golkar yang menyebutkan bahwa berita keberangkatan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato adalah pengalihan isu atas ditangkapnya mantan ketua Nasdem MY alias MIC atas dugaan kasus narkotika beberapa waktu lalu.

“ Jujur Saya merasa heran dengan teman – teman Partai Golkar Pohuwato, Kenapa kami dikaitkan atas nama partai kami dengan masalah yang sedang berkembang didaerah ini. Dicapture yang bocor atas percakapan mereka secara internal, dimana mereka menyebutkan bahwa berita di Fakta News itu pengalihan isu atas penangkapan mantan saudara MY alias Mik. Padahal disaat itu kami memposisikan diri secara organisasi jurnalis dalam hal ini Aliansi Jurnalis Pohuwato yang rencananya akan mempertemukan kedua jurnalis tersebut. jadi sama sekali tidak ada kaitannya dengan apa yang disebutkan oleh mereka. “ Ungkap Hamid.

Abd Hamid menambahkan bahwa pihaknya merasa tersinggung dan meminta kepada yang bersangkutan untuk segera melakukan permohonan maaf kepada organisasi sayap Partai besutan Hamim Pou yang juga mantan wartawan itu.

“ Kami tersinggung atas pernyataan tersebut, apalagi dari steatmen tersebut telah membias yang kemudian menyebutkan kami sudah tidak sabar mendapatkan kursi di DPRD. Oleh karena itu kami menunggu niat baik dari yang bersangkutan dan apabila hal ini diindahkan, maka kami akan meneruskan ini keranah hukum. “ Tegas Hamid. (FN02)

2,915 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Facebook Comments