SSB Laskar Gunung Pani Beroleh Apresiasi Penuh Dari Bupati Syarif

Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Pohuwato, Tidak dapat dipungkiri bahwa maju mundurnya persepakbolaan di tanah air merupakan tanggungjawab sosial berkelanjutan dari segenap elemen bangsa baik itu PSSI secara khusus dan pemerintah serta masyarakat secara umum.

Di Provinsi Gorontalo sendiri pada Sabtu dan Minggu (6-7/01) kemarin telah digelar pertandingan sepak bola U-12 yang diselenggarakan oleh Perusahaan air mineral dalam kemasan (AMDK) terbesar di Indonesia, AQUA Danone Nations Cup (AquaDNC) tingkat Provinsi Gorontalo. Dari total 12 tim yang ikut bertanding, ada 4 tim berasal dari Pohuwato. Masing-masing diantaranya ada SSB (Sekolah Sepak Bola) Laskar Gunung Pani Kecamatan Buntulia, SSB Panua A, SSB Panua B dan SSB Paguat.

Berdasarkan hasil pantauan awak FaktaNews pada laga final antara SSB Buntulia LGP vs SSB Boliyohuto yang dihelat pada hari Minggu kemarin, SSB Buntulia Laskar Gunung Pani berhasil menorehkan kemenangan atas SSB Boliyohuto dengan skor 2-0.

Saat dihubungi via seluler, Ketua Panitia Penyelenggara, Subhan Tumulo mengungkapkan bahwa SSB Buntulia LGP berhasil tampil sebagai juara I yang secara otomatis tim tersebut berhak mendapatkan tiket melaju ke pertandingan berikutnya yang sudah berskala regional yang pada pekan ink akan di gelar di Makassar. “Sebagai jawara, SSB Buntulia berhak melaju menuju jenjang selanjutnya dan tiket keberangkatan menjadi tanggung jawab tim itu sendiri.” Beber Subhan.

Kepala Daerah Kabupaten Pohuwato 2 periode, Syarif Mbuinga saat ditemui di rumah jabatan Bupati pada pagi tadi tampak sedang bersama pelatih dan manager serta beberapa pemain dari tim SSB Buntulia. Setelah memperoleh beberapa keterangan dari Pelatih SSB, Gusti Randa Makalao, tampak Bupati Syarif sangat mengapresiasi pencapai prestasi yang telah berhasil dibawa pulang oleh tim.

Menanggapi tiket keberangkatan ke Makassar yang menjadi tanggung jawab tim, Bupati Syarif memberikan tawaran 2 pilihan yang begitu menggoda kepada tim melalui Pelatih dan Manager berupa pemberian reward/bonus oleh Pemerintah Daerah kepada tim lalu mempertimbangkan kembali secara matang karena waktu yg mepet atau pemberian tiket pesawat pergi pulang Makassar-Gorontalo Gorontalo-Makassar dengan konsekuensi segala akibat yang muncul saat tiba di Makassar Kabupaten Pangkep menjadi tanggungan tim. Hal tersebut sengaja ditawarkan oleh Bupati kepada Pelatih dan Manager karena mengingat edaran Panitia Pelaksana bahwa besok (Rabu.red) tim harus sudah berada di Makassar dan Kamis lusanya akan dilakukan skrining pemain.

“Secara pribadi dan sebagai Pemerintah Daerah, sangat berbangga dan sangat mengapresiasi prestasi yang telah berhasil ditorehkan oleh Tim SSB dari Buntulia ini. Namun karena mengingat waktu yang begitu mepet maka saya menawarkan 2 pilihan kepada tim tersebut.” Ujar Bupati 2 periode.

Setelah mendengarkan penyampaian Bupati Syarif, pelatih dan manager pamitan sebentaran untuk rapat kilat antara tim bersama beberapa orang tua para pemain yang sebagian besar dari mereka terdaftar sebagai siswa didik di Sekolah Dasar di SDN 01 Buntulia.

Sekembalinya dari rapat kilat itu, Pelatih dan Manager kembali menghadap Bupati dengan membawa informasi bahwa Tim bersama orang tua dari para pemain bersih kukuh untuk tetap berangkat ke pertandingan jenjang selanjutnya. Setelah mendengar keputusan yang sudah bulat itu Bupati Pohuwato akhirnya menghubungi salah satu maskapai penerbangan untuk membookingkan tiket tim tersebut.

“Walaupun secara pribadi saya agak berat hati karena mepetnya waktu yang ditambah dengan belum matangnya perencanaan tim, mau tidak mau pilihan yang telah disepakati oleh Tim harus saya hargai dan barusan saya sudah booking untuk 16 orang.” Tutup Bupati Syarif dengan senyum khasnya.(FN-008)

888 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini