Faktanews.com (Daerah) – Kabupaten Boalemo, Kejahatan Perbankan yang dinilai kuat dilakukan Bank SulutGo Cabang Tilamuta mulai diyakini. Pasalnya dari sekian banyak solusi terkait masalah refund Asuransi tahap kedua yang melibatkan 358 Aparatur Negeri Sipil (ASN) pun dinilai tidak ada jalan keluar atau tak terbayarkan. ” 358 ASN Nasabah Bank SulutGo cabang Tilamuta tidak mendapatkan refund asuransi dari pihak Jamkrindo. Sementara mereka pihak Bank Tidak mau tanggung jawab. ” ujar Rahmat Pakaya.

Kepada Fakta news Rahmat yang juga didaulat sebagai ketua Forum ASN kni pun menjelaskan bahwa pihaknya sudah beberapa kali memberikan toleransi dan juga menunggu hasil dari bermacam solusi yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Menurutnya Pihak Bank SulutGo terkesan lepas tangan atau tidak bertanggung jawab terkait tidak dibayarkannya refund asuransi dari pihak jamkrindo.

” Bank SulutGo harus bertanggung jawab full. Karena ketika diperjanjian kredit dulu. ” Kami tidak ditawarkan pilihan pilihan untuk memilih jasa asuransi. Dan sekarang mereka lepas tangan dan tidak ada solusi terkait masalah ini. ” Jelas Rahmat.

Ditambahkan pula bahwa dirinya melihat adanya dugaan campur tangan unsur lain yang secara tidak langsung turut menghalangi pencairan refund Asuransi para ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo ini. Hal ini dibuktikan dengan tidak seriusnya Pemerintah Daerah didalam menyelesaikan masalah yang melibatkan para aparatur negara yang notabene memposisikan diri sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

Foto : Rahmat Pakaya Saat Berdiskusi Dengan Sejumlah ASN

” seperti kita tahu, Pemda Kabupaten Boalemo adalah investor terbesar di Bank Sulut. Sangat aneh ketika kami para ASN yang saat ini merasa dicurangi oleh Bank Sulut terus tidak ada sedikitpun hasil dari pembelaan Pihak Pemkab yang memihak kami. Padaha kami selma ini selalu menghormati proses dan masih menggunakan cara yang santun terkait penyelsaian masalah tersebut. Tetapi jika dilihat tarik ulur hingga sekarang ini,  bukan tidak mungkin kecurigaan kami terhadap sikap pemda dalam masalah ini sudah ada unsur Politisasi. Jika hal ini benar, maka hal ini tidak bermaafkan.” Tegas Rahmat yang diamini oleh rekan ASN lainnya.

Kepala Cabang Hasan Hamid, ketika diklarifikasi via selullernya kepada Fakta News selasa (19/12) mengatakan bahwa dirinya meminta waktu hingga sabtu 23/12 nanti untuk menjelaskan terkait masa tersebut.

Saya sudah dalam perjalanan pulang, kita ketemu dikantor saja. Kalau bisa hari sabtu saja.” Jelas Hasan.

Sementara itu, Komisaris Bank SulutGo Rustam Akili ketika dimintai klarifikasinya belum mau memberikan keterangan. ” Saya masih kedukaan yah. ” Tutup Rustam Singkat. (FN02)

2,069 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini