Faktanews.com (Hukum) – Kabupaten Pohuwato, Kembali, Dana yang seharusnya diperuntukan pada Penyelenggaraan Pemerintah, Pembinaan Masyarakat, Pelaksanaan Pembangunan serta Pemberdayaan Masyarakat yang ada di Desa Sidowonge disoalkan, pasalnya, masyarakat menduga bahwa ada penyimpangan anggaran yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa.

Kepada Fakta News, salah satu tokoh masyarakat yang namanya enggan dipubilikasikan mengatakan bahwa saat ini ada beberapa item pekerjaan yang menggunakan anggaran berkisar 250 juta ini tak kunjung selesai, terdapat juga adanya pengurangan item pekerjaan yang notabenenya semua merugikan masyarakat Desa.

“Sekarang ini ada 3 pekerjaan yang tidak selesai di Desa kami, yakni pengadaan Lapangan dengan anggaran sekitar Rp. 120 Juta, Pembangunan PAUD Rp. 49 Juta dan Pembangunan Tambatan Perahu sekitar Rp. 72 Juta, dan sampai dengan saat ini tidak kunjung selesai, Kemarin pun pihak ITDA sudah melakukan audit dan menyatakan adanya temuan atas dana desa.”Jelasnya

Ditambahkannya lagi, bahwa hampir secara keseluruhan pekerjaan yang dilaksanakan tidak melibatkan aparat pemerintah desa, semua dikerjakan oleh Kepala Desa, sehingganya Masyarakat meminta agar pihak Polres Pohuwato sebagai Aparat Penegak Hukum yang telah melakukan Memorandum Of Understanding (MOU) untuk melakukan penegakan jika terbukti adanya penyelewengan Dana Desa.

“Semua pekerjaan yang ada di Desa kami, diambil alih oleh Ayahanda, tidak ada satu pun kami melihat adanya keterlibatan aparat desa didalam pelaksanaan kegiatan, sehingga kami berharap agar pihak Polres Pohuwato dapat segera melakukan penelusuran sesuai dengan hasil MOU antara Polri dan Kementrian Desa dan melakukan penindakan jika terbukti adanya penyimpangan dana Desa.”Tegasnya.

Ditempat terpisah, Ketika Fakta News menghubungi Kepala Desa Sidowonge Neni Giasi via selluler, namun sangat disayangkan nomor Kepala Desa Sidowonge tidak diaktifkan.

1,426 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini